Caption foto : Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana bersama guru pendamping SMKN 40 Jakarta berfoto usai pelaksanaan sosialisasi bertajuk “Bijak Bersosial Media dan Berkomunikasi di Era Digitalisasi pada Platform TikTok” (WARTAPALA INDONESIA/Mahasiswa FIKOM UMB).
Wartapalaindonesia.com, Jakarta — Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Bijak Bersosial Media dan Berkomunikasi di Era Digitalisasi pada Platform TikTok” di SMKN 40 Jakarta pada Senin, 2 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi mata kuliah Kuliah Peduli Negeri.
Sosialisasi ini dipimpin oleh Gabrielle Adventia sebagai ketua pelaksana, dengan anggota tim Noven Sagita Wulandari dan Dea Melyanasari, serta dibimbing oleh dosen pengampu mata kuliah, Rizky Octarina Costa, S.P., M.I.Kom.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa mengenai penggunaan media sosial secara bijak, khususnya platform TikTok, yang populer di kalangan remaja. Materi yang akan disampaikan mencakup manajemen waktu bermedia sosial, mengenali dampak positif dan negatif TikTok, serta tips berkomunikasi yang sehat di dunia digital.
Dalam proposal kegiatan disebutkan bahwa remaja usia sekolah rentan terhadap dampak negatif media sosial seperti kecanduan, cyberbullying, penyebaran hoaks, hingga penurunan konsentrasi belajar.
Oleh karena itu, sosialisasi ini juga menekankan pentingnya menjaga privasi, menghindari perilaku menyimpang, dan memanfaatkan media sosial untuk pengembangan kreativitas serta potensi diri.
SMKN 40 Jakarta sebagai mitra kegiatan menyediakan tempat, waktu, dan guru pendamping. Materi sosialisasi akan diintegrasikan ke dalam pembelajaran Bimbingan Konseling (BK).
Kegiatan ini juga sejalan dengan tujuan Program Kuliah Peduli Negeri, yakni untuk meningkatkan kreativitas, membangun koneksi sosial yang sehat, mengenalkan peluang di industri digital, serta melatih kepercayaan diri dan kecakapan digital siswa.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap siswa SMKN 40 Jakarta dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial, khususnya TikTok, sehingga mampu memaksimalkan manfaat positif dan meminimalkan dampak negatif dari platform tersebut,” ujar Gabrielle Adventia, ketua pelaksana kegiatan.
Kontributor || Gabrielle Adventia, Noven Sagita Wulandari, dan Dea Melyanasari
Editor || Wandi Wahyudi, WI 200223
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)