Mang Daman Sang Pelita Muara Bendera

Caption foto: Sosok Mang Daman sang penjaga Muara Bendera. (WARTAPALA INDONESIA/ Willy Firdaus)

Wartapalaindonesia.com, SOSOK – Mang Daman, salah satu penduduk yang tinggal di daerah Muara Bendera. Dia tinggal bersama istri dan dua orang anaknya.

Sehari-harinya Dia bekerja mencari kepiting di tambak. Penghasilannya tidak menentu, pengasilan terbesar bisa mencapai Rp. 400.000 per hari  namun terkadang Mang Daman tidak mendapatkan penghasilan sama sekali lantaran tidak mendapatkan kepiting.

Mang Daman menjadi relawan sejak tahun 2012 di lingkungan tersebut untuk menjaga hewan-hewan yang dilindungi pemerintah seperti Lutung Jawa, Monyet, Burung Raja Udang, Burung Bangau, Burung Hantu, dan Biawak.

Mang Daman menjadi relawan disana karena banyak yang berburu hewan-hewan yang dilindungi dengan tidak bertanggung jawab. Sehingga hewan-hewan tersebut menurun jumlahnya dan terancam punah. Mulai dari sana Mang Daman bertekad menjadi relawan untuk menjaga hewan-hewan yang terancam punah.

Hal pertama yang Mang Daman lakukan adalah meminta dukungan kepada masyarakat sekitar dan bekerja sama dengan pihak berwajib untuk membantunya. Dan semua pihak membantu untuk memasang papan larangan berburu hewan yang dilindungi.

Meski begitu, ada saja orang yang ingin berburu di daerah tersebut. Walau Mang Daman sudah melarang tetapi mereka memaksa untuk berburu dan terpaksa Dia melapor kepada pihak berwajib untuk menindaklanjuti hal tersebut.

Saat ini Mang Daman sudah bergabung dengan beberapa pihak yang mendukungnya.

Jika ada tamu ingin berkunjung ke Muara Bendera mereka yang mengantarkan ke tempat itu. Walau begitu tetap saja Mang Daman seorang diri yang menjaga Muara Bendera dengan banyak hewan dilindungi tapi kawasannya tidak dilindungi.

Catatan Tim Ekspedisi Trilogi terkait Mang Daman Sang Penjaga koloni Lutung Muara Citarum terakhir.

Kontributor || Willy Firdaus, WI 170016

Editor || Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009

Mang Daman bersama Tim Ekspedisi Trilogi.

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: