Caption foto: Anggota Mapala Scylla Serrata saat lakukan aksi transplantasi terumbu karang. (WARTAPALA INDONESIA/ Hidayat Mokambu)
Wartapalaindonesia.com, GORONTALO – Komitmen untuk terus menyejahterakan para nelayan yang hidup dipesisir pantai, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Scylla Serrata (SCR) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyelenggarakan aksi transplantasi terumbu karang.
Aksi ini diselenggarakan di Desa Langgula, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo yang bekerja sama langsung dengan Pemerintah Desa setempat, Sabtu (28/11).
Dalam mengawali kegiatan tersebut , Mapala Scylla Serrata terlebih dahulu menyelenggarakan Seminar. Mengusung tajuk “Menumbuhkan Kepedulian Masyarakat Mengenai Transplantasi Terhadap Ekosistem Terumbu Karang” seminar ini ditujukan kepada masyarakat sekitar, dengan menghadirkan langsung pemateri yang tentunya mempunyai latar belakang di bidang tersebut.
Ketua Umum Mapala Scylla Serrata, Fikri R Uwente mengatakan, kegiatan ini merupakan suatu bentuk tindakan nyata oleh Mapala Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang diaplikasikan dalam bentuk program kerja oleh pengurus.
“Ya, kami hari ini baru saja melakukan kegiatan transplantasi terumbu karang di Desa ini, dan Alhamdulilllah seluruh rangkaian acara semuanya berjalan dengan lancar dan juga memperoleh respon yang positif dari Masyarakat,” ucap Fikri, sapaan akrab dari Ketua Umum Mapala Scylla Serrata Periode 2020/2021.
Kenapa hal ini kami lakukan di Desa Langgula, lanjut Fikri, karena beberapa waktu yang lalu terdapat desas-desus di desa ini. Desas-desus yang menjadi keluhan para Nelayan adalah tentang sulitnya mencari Ikan hingga harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk memperolehnya. Itulah yang menjadi alasan utama kami berada di sini.
“Memang, hal yang kami lakukan saat ini tidak langsung merubah pendapatan ikan dari para Nelayan. Tapi, hal ini akan berpengaruh di tahun-tahun yang akan datang. Karena proses pertumbuhan karang itu sangatlah lama dan karang itulah yang nantinya akan menarik perhatian dari ikan-ikan untuk berlindung ataupun mencari makan di tempat itu,” ujar pria semester 7 di kampus UNG tersebut.
Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Transplantasi Terumbu Karang, Adan Dunggio menambahkan, sejumlah media tanam yang telah disediakan oleh panitia telah diletakkan di beberapa titik yang jaraknya tak cukup jauh antara satu dan lainnya.
“Jadi, total keseluruhan media tanam yang kita sediakan berjumlah 46 media tanam, dan itu telah kami letakkan di 3 titik yang berbeda-beda yang berada di 4 sampai 6 meter kedalaman laut,” ujarnya.
Di temui ditempat yang sama pula, Kepala Desa Langgula, Fadli R. Otoluwa, S.Pi mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh Mapala Scylla Serrata.
“Kami selaku Pemerintah Desa sangat berterima kasih telah dilakukannya kegiatan ini di Desa Langgula, karena kegiatan ini sangat membantu masyarakat yang ada di sini,” tutur Kepala Desa Langgula.
Melalui kesempatan itu pula, dirinya berharap kepada Mapala Scylla Serrata agar kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Ke depannya, Insyaallah kegiatan-kegiatan seperti ini akan lebih baik dilakukan secara berkelanjutan. Mungkin dengan selalu membangun komunikasi-komunikasi yang positif antara Mapala Scylla Serrata dengan masyarakat yang ada di Desa Langgula maupun Pemerintah Desa, sehingga media tanam yang telah mereka letakkan di laut bisa dilakukan evaluasi pertumbuhannya setiap 1 sampai 2 bulan,” tuntasnya.
Kontributor || Hidayat Mokambu, WI 200070
Editor || Dewi Ayuningtyas, WI 190042

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)