Mapala Specta Sukses Selenggarakan Dikjut Rafting Di Sungai Elo Magelang

Caption Foto : Pendidikan Lanjutan (Dikjut) Rafting Mapala Specta UIN Raden Mas Said Surakarta diikuti oleh 15 Anggota Muda Specta angkatan 2020 dan angkatan 2021 (WARTAPALA INDONESIA/ Nuraini Aulia Rochmah)

WartapalaIndonesia.com, Surakarta – Mapala Specta UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menyelenggarakan Pendidikan Lanjut (Dikjut) Rafting

di Sungai Elo, Mungkid, Magelang. Jawa Tengah. Pada Jumat hingga Minggu. (13-15 Mei 2022)

Dikjut Rafting diikuti oleh 15 orang Anggota Muda Specta angkatan 2020 dan angkatan 2021.

Mereka adalah Kuncung, Tu p, Godong, Jagel, Sulak, Rosok, Dongos, Tumpeng, Karat, Cetar, Cebaee, Cemot, Ceper, Wajik dan Setang.

Koordinator Divisi P3A Mapala SPECTA 2022, Dyon Hadi Widodo menerangkan Pendidikan Lanjut (Dikjut) Mapala Specta merupakan salah satu tahapan kenaikan jenjang bagi Anggota Muda menuju Anggota Madya Specta.

Pendidikan ini bertujuan untuk menerapkan materi-materi Rafting pada medan yang sebenarnya, sekaligus menambah wawasan dan pengalaman bagi anggota muda.

Materi yang diterapkan lanjut Dyon Hadi, meliputi Teknik dayung, Morfologi sungai, River signal, Boat rescue (flipflop), Renang jeram, Scouting, Sketsa jeram, dan self rescue.

Dikjut Rafting kali ini menerapkan semua materi yang sudah diajarkan, dilatih dan diasah pada saat latihan di Kampus UIN Raden Mas Said Surakarta, di sungai belakang Koppasus, dan di Irigasi Palur.

“Dikjut Rafting bukan diklat lanjutan yang hanya main main saja.  Tetapi bentuk implementasi dari materi yang telah diajarkan ke medan yang sebenarnya,” jelas Dyon Hadi.

Lebih detil Dyon Hadi memaparkan, dalam kegiatan ini Anggota Muda Specta diuji untuk menerapkan atau mempraktekkan materi yang kita dapat dari latihan di alam yang sesungguhnya.

Hal ini tentu tak mudah. Contoh renang jeram, di mana kita dituntut harus bisa menerapkan teknik berenang saat melewati jeram dengan benar, dan lain sebagainya.

Dalam pendidikan ini, Anggota Muda Specta diharapkan mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi, mengerti bagaimana cara menyelamatkan diri sendiri saat terlempar dari perahu, cara membalikkan perahu yang flip, cara berenang di jeram, bagaimana penggambaran jeram secara visual, dan lain sebagainya.

Selain itu, pendidikan lanjutan rafting ini juga ada penerapan atau mempraktikkan bagaimana cara menolong orang lain yang membutuhkan bantuan saat berada di sungai, dengan menggunakan rescue rope.

Tak lupa juga, setelah kegiatan terlaksana, Anggota Muda Specta juga melakukan sosiologi pedesaan di sekitar Basecamp Mendut Rafting, untuk mengetahui kondisi sosial masyarakat sekaligus sebagai ajang silaturahim kepada warga sekitar

“Pada Dikjut Rafting Specta ini, kami harapkan Anggota Muda Specta sudah mumpuni dalam implementasi materi yang sudah diajarkan ke medan-medan yang sebenarnya, dan juga tidak kaget lagi jika menghadapi hal-hal yang mungkin terjadi di sungai,” pungkas Dyon Hadi. (NAR)

Kontributor || Nuraini Aulia Rochmah, WI 210167
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB

 

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: