Mapala UMSB Bantu Korban Gempa Cianjur Alat Pertukangan

Caption foto : Warga Kampung Ciseupan dan relawan SARMMI gotong royong merobohkan rumah yang rusak berat karena gempa. (WARTAPALA INDONESIA / Ahyar Stone)

WartapalaIndonesia.com, Cianjur – Peduli pada korban gempa Cianjur, Mapala UMSB (Universitas Muhammadiyah Sumatra Barat) mengirim sejumlah donasi tunai ke relawan yang mengelola Posko Kemanusiaan SARMMI (SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia). Pada Sabtu, 3 Desember 2022.

Posko Kemanusian SARMMI berada di tengah Kampung Ciseupan, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Cianjur. Posko ini dikelola oleh relawan kemanusiaan dari beberapa organisasi pecinta alam seperti Mapala Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Pattupala Jakarta dan Sapta Pala SMAN 7 Jakarta.

Kampung Ciseupan yang mayoritas warganya buruh tani, dipilih mereka sebagai lokasi posko kemanusiaan karena termasuk kampung yang tingkat kerusakannya parah, belum ada relawan yang tinggal di sana, serta bantuan yang masuk ke Kampung Ciseupan masih minim.

Dihubungi Wartapala melalui sambungan jarak jauh, Ketua Umum Mapala UMSB Hasanul Lutfi menerangkan, bantuan yang mereka kirim berasal dari penggalangan donasi yang dilakukan oleh anggota Mapala UMSB di sekitar kampus.

“Bantuan yang kami kirim jumlahnya tidak banyak. Tetapi kami berharap bantuan ini dapat meringankan korban gempa di Kabupaten Cianjur,“ terang Lufti.

Oleh relawan di Posko Kemanusiaan SARMMI, donasi dari Mapala UMSB dibelanjakan linggis, martil, palu, kaos tangan, sepatu boots dan gergaji.

Menurut Kordinator Hunian Darurat Posko Kemanusiaan SARMMI, Isbah Rahman, alat pertukangan tersebut sangat diperlukan warga kampung Ciseupan untuk merobohkan rumahnya yang rusak berat karena gempa. Warga kemudian membangun hunian darurat di lahan bekas rumahnya.

“Sejak merobohkan rumah hingga membangun hunian darurat, warga membutuhkan alat pertukangan. Padahal mereka buruh tani yang tak memiliki alat pertukangan. Memberi mereka alat pertukangan merupakan bantuan yang tepat sasaran,” jelas Isbah.

Alat pertukangan lanjut Isbah diserahkan ke Ketua RT 03 Ciseupan. Alat-alat ini nantinya menjadi inventaris Kampung Ciseupan. Warga yang hendaknya memakai, statusnya meminjam.

“Alat pertukangan tidak diserahkan ke individu warga. Melainkan menjadi milik bersama yang pemakaiannya dikelola oleh Ketua RT Ciseupan,” kata Isbah.

Untuk diketahui di Kampung Ciseupan relawan yang mengelola Posko Kemanusiaan SARMMI menyelenggarakan sebelas kegiatan kemanusiaan, yakni distribusi kebutuhan dasar pengungsi. Merobohkan rumah warga yang rusak berat. Mendirikan hunian darurat.

Kemudian bantuan kesehatan. Pemutakhiran data warga. Membuat dapur umum. Siaga SAR 24 jam. Sekolah darurat. Psikososial untuk anak-anak. TPA darurat dan edukasi kebencanaan. (AS)

Kontributor || Ahyar Stone, WI 21021 AB
Editor || Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009

 

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.