WARTAPALA INDONESIA

Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapraba) XXIII Tahun 2019 Mapala UMI Makassar Sukses Dilaksanakan

Caption foto: Upacara pelepasan Mapraba XXIII Tahun 2019 MAPALA UMI Makassar oleh WR III Prof. Dr. H. La Ode Husen, SH.,MH di lapangan Al Jibra Kampus UMI Makassar pada Senin, 18 Februari 2019 pukul 09.00 WITA. (WARTAPALA INDONESIA/ Achmad Sudirman)

Wartapalaindonesia.com, MAKASSAR – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Muslim Indonesia Makassar (MAPALA UMI Makassar) kembali menggelar kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapraba) XXIII Tahun 2019.

UKM MAPALA UMI Makassar yang resmi didirikan pada 23 Oktober tahun 1981 merupakan Organisasi Mahasiswa Pencinta Alam Tertua di Indonesia Timur kembali sukses melakukan kegiatan  Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapraba) XXIII tahun 2019.

Mapraba ini bertujuan untuk merekrut calon anggota baru sekaligus menyiapkan calon penerus atau kader organisasi dalam tubuh MAPALA UMI Makassar. Kegiatan Mapraba ini dilakukan setiap dua tahun sekali. Oleh karena itu, mahasiswa aktif UMI Makassar perlu menunggu selama 2 tahun agar dapat ikut serta dalam kegiatan Mapraba untuk menjadi calon anggota MAPALA UMI Makassar.

“Acara pelepasan Mapraba 2019 dilakukan langsung oleh Wakil Rektor III Prof. Dr. H. La Ode Husen, SH.,MH dengan pemimpin upacara saudara Azraf Syahmi yang dilaksanakan di pelataran Al-Jibra kampus UMI Makassar pada tanggal 18 Februari 2019,” ujar Sri Rahayu Wardani selaku Bidang Humas MAPALA UMI Makassar.

Pelepasan ini secara resmi membuka kegiatan outdoor sebagai tindak lanjut untuk aplikasi materi dasar kepecinta-alaman selama mengikuti kegiatan indoor. Kegiatan indoor sendiri dilaksanakan pada tanggal 21 Januari-3 Februari 2019.

Kegiatan outdoor Mapraba XXIII Tahun 2019 dilaksanakan selama 14 hari terhitung tanggal 18 Februari sampai dengan 3 Maret 2019. Titik start Mapraba 2019 melalui Kecamatan Tombolo Pao yang berada di Kabupaten Gowa dan finish di Dusun Pattunuang Assue, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan.

Di daerah Tombolo Pao, peserta diarahkan oleh Panitia untuk melakukan observasi dan orientasi medan. Panitia membagi peserta menjadi 10 tim dimana dalam satu tim terdiri atas 6 sampai 7 orang. Dari titik ini, peserta melakukan perjalanan selama 14 hari untuk mengaplikasikan materi dasar kepecinta-alaman seperti navigasi darat, survival, tali-temali, zoologi dan botani, materi divisi antara lain mountaineering, caving, rock climbing dan materi lainnya.

“Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan outdoor sebanyak 67 orang, namun dari jumlah tersebut terdapat 7 orang calon anggota yang dianggap gugur oleh panitia karena tidak mampu menyelesaikan Pendidikan dan Pelatihan dasar selama berada di lapangan,” terang Andi Muh. Teshar Arya (angkatan Halimun Sabana), Ketua Panitia Mapraba 2019.

Ketua Umum MAPALA UMI Makassar saudara Bahrum dari Angkatan Halimun Sabana mengukuhkan total 60 orang Anggota Muda. Pengukuhan Anggota Muda ini dilaksanakan pada tanggal 3 Maret 2019 dan dilakukan secara turun temurun di Kolam Air Mata Biseang La’boro (Bislab) yang berada di Dusun Pattunuang Assue, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros yang juga merupakan titik finish kegiatan Mapraba dari tahun ke tahun.

Pengukuhan Anggota Muda disaksikan dan dihadiri oleh senior-senior yang tiap tahunnya datang menyaksikan sekaligus ikut serta menyambut Anggota Muda yang akan dikukuhkan dalam upacara penjemputan dan pengukuhan peserta setiap kali kegiatan Mapraba dilakukan.

Anggota Muda yang telah dikukuhkan mendapatkan slayer berwarna biru. Dalam tubuh MAPALA UMI Makassar, terdapat dua jenis slayer yaitu biru untuk Anggota Muda dan orange untuk Anggota Penuh. Lebih lanjut dijelaskan bahwa untuk menjadi Anggota Penuh, Anggota Muda harus menyelesaikan beberapa tahapan diantaranya laporan pendidikan, pemantapan, simulasi ekspedisi dan ekspedisi atau pendidikan lanjutan.

Tangis harupun pecah seketika dari peserta yang telah berhasil berjuang menyelesaikan pendidikan dan pelatihan dasar selama 14 hari.

“Kegagalan adalah hujan, dan keberhasilan bagaikan matahari, maka butuh keduanya agar kau dapat melihat pelangi. If you want go fast, go alone. If you want go far, go together,” tutup Sri Rahayu Wardani selaku Panitia dan Humas Mapraba XXIII 2019 MAPALA UMI Makassar.

Kontributor || Achmad Sudirman, WIJA Makassar

Editor || A. P. Prianto

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: