Wartapalaindonesia.com, MAKASSAR – Grup diskusi bersama dengan praktisi, warnai serangkaian kegiatan pra TWKM 28 Sulsel. Diskusi keilmuan dan berbagi pengalaman outdoor kali ini bersama Medina Kamil, Cintya Tengens dan Ranger Deden.
Diskusi berlangsung di Auditorium Al Jibra Universitas Muslim Makassar pada Minggu, 16 Oktober 2016. Kegiatan yang cukup menyedot perhatian banyak kalangan Pencinta Alam tersebut dihadiri lebih dari 200 peserta, dengan cinderamata berupa sandal outdoor bagi 100 peserta pertama.
Sesi diskusi diawali dengan penjelasan perlengkapan safety dalam berkegiatan di alam bebas oleh salah satu produsen outdoor ternama di tanah air. Selanjutnya pembicara pertama oleh Ranger Deden, pendiri sekolah panjat tebing di Indonesia.
Kunjungi FB : TWKM 28 Sulsel dan FB : Mapala UMI Makassar
Deden banyak berbagi pengalaman tentang teknik memanjat, vertical rescue, tips trik pemanjatan hingga menyampaikan keinginannya untuk membuka sekolah panjat tebing di Kabupaten Maros Sulwesi Selatan. Selain Deden, pembicara kedua tak kalah mentereng dalam membagi pengalaman di dunia alam bebas adalah Chintya Tengens.
Kesempatan kali ini Chintya membagi pengalaman tentang persiapan mendaki dengan manajemen yang baik. Ditambah pentingnya membekali diri dengan ilmu survival seperti Site, Thinking, Observe, Planning (STOP), sehingga dapat meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan.
Selain itu para pegiat alam bebas seperti pendaki hendaknya selalu memperhatikan asupan nutrisi dalam perjalanan mendaki, selalu utamakan dan perhatikan safety. Tak kalah penting untuk selalu memiliki mental yang kuat, karena mental merupakan kunci utama berkegiatan di alam bebas.
Pada pembicara ketiga, sharing session semakin menarik kala Medina Kamil membagikan pengalaman-pengalamannya yang tak telupakan dalam berkegiatan di alam bebas. Salah satunya saat presenter petualangan cantik itu harus dihadapkan dengan delima antara mendaki beratnya medan Gunung Bukit Raya di Kalimantan atau mengikuti prosesi lamaran, yang akhirnya dilamar oleh suaminya saat ini di Gunung Bukit Raya.
Seusai sharing session, para peserta mengaku sangat terinspirasi dengan para pembicara. Salah satunya Eti Lestari, alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat yang merupakan angkatan 16 Gaung Lestari Mapala Umi mengungkapkan kekagumannya.
“Sangat luar biasa melihat Medina Kamil yang sudah menjadi seorang istri dan seorang ibu satu anak tapi tetap bisa menikmati passionnya sebagai petualang.”
Selain itu, peserta juga terkesan dengan pesan-pesan bijak dari para pembicara. Seperti Rahmawati yang juga alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat yang merupakan angkatan 16 Gaung Lestari Mapala Umi yang terkesan atas pesan Chintya Tengens.
“Hormatilah alam, karena alam memiliki tradisi sendiri.”
Wiwing Andi Sulaiman Ketua pelaksana TWKM berharap, “kegiatan diskusi kali ini semoga dapat menambah wawasan serta motivasi bagi para peserta diskusi. Dan semoga penyemarak serangkaian kegiatan untuk menyambut TWKM ke-28 ini.”
Laporan : A. Phinandhita P.
Editor : Ragil Putri Irmalia
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)
Dok




Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)