Mengenal Kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang, Argopuro

Wartapalaindonesia.com, FLORA/FAUNA – Secara geografis kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang terletak diantara 7o56’45”-7o41’22”LS dan 112o38’38”-112o39’11” BT. Berdasarkan ketinggian tempatnya, kawasan ini terletak pada ketinggin antara 1900-3088 mdpl. Luas kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang yang berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Agraria No. SK/12/PA/1962 tanggal 5 Mei 1962 adalah 14.145 Ha. Namun berdasarkan pengukuran penataan batas pada tahun 1986, luas kawasan SM. Dataran Tinggi Yang menjadi 14.177 Ha dan ini diperkuat dengan surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 680/Kpts-II/1990 tanggal 19 November 1990.

Peraturan daerah Propinsi Jawa Timur No. 4 tahun 1996 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur tahun 1996/1997-2011/2012 dan Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan No. 417/Kpts-II/1999 tanggal 15 Juni 1999 mempertegas bahwa kawasan Argopuro atau Dataran Tinggi Yang adalah KAWASAN KONSERVASI.

Kawasan Pegunungan Yang terbagi menjadi tiga tipe iklim menurut klasifikasi tipe iklim Schmidt & Fegusson, yaitu tipe iklim B untuk kawasan sebelah selatan, tipe iklim C untuk kawasan sebelah barat dan timur, dan tipe iklim D untuk kawasan sebelah utara. Suhu berkisar antara 3o-10oC pada malam hari dan antara 17o-27oC pada siang hari, kondisi ini relatif dingin mengingat kawasan pegunungan Yang mempunyai ketinggian 3000 mdpl.

Secara administrasi pengelolaan Kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang terbagi menjadi dua bagian yaitu bagian barat dikelola oleh Resort KSDA Probolinggo Timur yang berada dalam wilayah Seksi Konservasi Wilayah I Probolinggo. Sedangkan Suaka Margasatwa bagian timur dikelola oleh Resort KSDA Situbodo Barat yag berada dalam wilayah kerja Seksi Konservasi Wilayah II Jember. Kedua Seksi Konservasi tersebut berada di bawah Balai KSDA JaTim II.

Kawasan Pegunungan Yang seluas 14.177 Ha, secara administratif masuk kedalam 4 wilayah pemerintah kabupaen,yaitu kabupaten Situbondo (seluas 1.085 Ha), Probolinggo (seluas 7.452 Ha),Jember (seluas 4.365 Ha), dan Bondowoso (seluas 1.275 Ha). Kawasan yang langsung berbatasan dengan Pegunungan Yang adalah 6 wilayah pemerintahan Desa,yaitu desa Baderan Kec. Sumber Malang Kab. Situbondo, desa Bremi Kec. Krucil Kab. Probolinggo, Desa Pakis dan Desa Kemiri, Kec. Panti Kab. Jember, Desa Manggisan Kec. Tangguk Kab. Jember dan Desa Pakuniran Kec. Maesan Kab.Bondowoso.

Secara umum vegetasi Pegunungan Yang termasuk kedalam vegetasi hutan hujan tropis dataran tinggi. Beberapa ekosistemnya antara lain ekosistem savana yang terkenal adalah alon-alon besar (Cikasur), danau/rawa (Taman Hidup, Danau Tunjung), dan hutan hujan tropis dataran tinggi (hutan cemara, edelweis). Jenis fauna yang banyak dan mudah di jumpai adalah rusa timor, babi hutan, burung merak, ayam hutan, elang, lutung jawa, dan berbagai jenis burung berkicau. Sementara jenis fauna lainnya adalah macan tutul, ular, kijang dan macan hutan.

Laporan : Amanah Fitria (WI.150045)
Editor : Efrina Fitrianingrum (WI.150017)

Sumber:

Soedradjad,R. 2005. Ekologi Kawasan Pegunungan Yang.Jember. MAPENSA.
Purwanto,Ali. 2005. Pengelolaan Suaka Margasatwa DataranTinggi Yang. Jember. MAPENSA.
MAPENSA.2005. Sosialisasi Data Lintas PegununganYang V. Jember. MAPENSA.

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

2 Comments

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: