Mengharukan. Siswa Kelas 4 SDIT Bandung Bantu Korban Erupsi Semeru

Caption Foto : Siswa kelas 4 Abu Ubaidah, SDIT Ahsanul Fikri. Kabupaten Bandung. Usai menghitung donasi hasil tabungan mereka selama seminggu di rumah. (WARTAPALA INDONESIA/Dok. SDIT Ahsanul Fikri)

WartapalaIndonesia.com, Bandung – Selalu ada kisah menyentuh dibalik perjuangan orang-orang baik dalam membantu korban bencana erupsi Semeru di Lumajang. Jawa Timur.

Kali ini sepenggal kisah kecil itu datang dari siswa kelas 4 Abu Ubaidah, SDIT Ahsanul Fikri. Kabupaten Bandung.

Wali kelas 4, Shofie Karimanisa, menceritakan kepada Wartapala, tatkala Semeru erupsi beberapa waktu lalu, ia melalui daring mengajak siswa yang diasuhnya membantu korban erupsi Semeru.

Selain untuk membantu korban, tujuan Shofie mengajak siswa-siswanya adalah untuk menamamkan perasaan simpati sekaligus empati di hati mereka. Belajar beraksi nyata dalam berbuat baik.

“Saya sampaikan ke siswa, kita membantu korban erupsi Semeru adalah sedekah. Allah yang mengatur rejeki kita. Termasuk membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak,” jelas Shofie.

Ajakan bu wali kelas berbuat baik, disambut antusias oleh semua siswa kelas 4 Abu Ubaidah, SDIT Ahsanul Fikri. Baik yang di kelas A maupun di kelas B.

Para siswa sepakat akan menabung di rumahnya selama seminggu.

Selama seminggu penuh, siswa kelas 4 A dan B, menyisihkan uang jajan yang didapat dari orang tuanya untuk membantu korban Semeru.

Untuk level bocah, berhemat tentu perjuangan yang tidak ringan. Namun siswa penuh semangat ini berhasil melaluinya dengan manis.

Batas seminggu rupanya berbarengan dengan pembagian raport.

Saat pembagian raport siswa kelas 4 A dan B, membawa sumbangannya ke sekolah untuk dikumpulkan. Lalu dihitung bersama-sama.

Shofie yang merupakan alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dan semasa kuliah aktif di Mapala UMY, mengungkap, bantuan hasil tabungan siswanya cukup banyak.

“Usai bantuan dihitung, saya melihat ada perasaan bahagia di wajah para siswa. Mereka bahagia karena dapat berbuat baik untuk korban erupsi Semeru,” lanjut Shofie.

“Sementara siswa bahagia, saya justru terharu dengan kepedulian mereka,” imbuh Shofie.

Donasi dari siswa, kemudian ditambah donasi dari beberapa guru SDIT Ahsanul Fikri, dikirim ke Sekretariat SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia (SARMMI) di Jakarta.

Tim relawan SARMMI baru saja pulang dari operasi kemanusian di Lumajang.

Di sana, Posko Kemanusiaan SARMMI berada di Dusun Umbul Sari. Desa Sumber Mujur. Candipuro. Lumajang.

Bendahara Umum SARMMI, Lita Indriani mengatakan, donasi dari siswa kelas 4 Abu Ubaidah dan guru SDIT Ahsanul Fikri, akan disalurkan pada operasi SARMMI tahap kedua, yakni pada fase rehabilitasi. Prioritasnya adalah membantu sekolah darurat tempat puluhan siswa korban erupsi Semeru belajar.

Operasi tahap kedua sedang digodog serius oleh pengurus SARMMI.

Terhadap donasi dari siswa kelas 4 Abu Ubaidah, SDIT Ahsanul Fikri. Kabupaten Bandung, Lita mengaku Pengurus Pusat SARMMI merasa terharu.

“Pengurus Pusat SARMMI terharu atas kepedulian siswa yang diasuh bu Shofie. Semoga kepedulian siswa kelas 4 Abu Ubaidah SDIT Ahsanul Fikri, menjadi inspirasi banyak pihak di Indonesia,” pungkas Lita. (AS)

Kontributor ||Nur Azizah, WI 21023 AB
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: