Wartapalaindonesia.com, BENGKULU – Ekspedisi Bukit Riki dan Bukit Kumbang yang diadakan oleh Mapetala Universitas Bengkulu mengahasilkan temuan-temuan menarik. Antara lain satwa liar, tumbuhan, gua, potensi sungai, dan beberapa air terjun. Selain keanekragaman hayati, ekspedisi yang diikuti empat mahasiswa pecinta alam Universitas Bengkulu itu, melakukan aksi sosial masyarakat.
Mengangkat tema Inventarisasi Biodeversity dan Menggali Potensinya, berlangsung sejak 5-15 Maret 2016.
Yanesa, Ketua Ekspedisi Bukit Kumbang mengatakan,“Harapan kami, ekspedisi ini mampu mengangkat potensi di kawasan Bukit Kumbang. Banyak potensi wisata di tempat ini. Selain itu, kami melakukan pendataan satwa dan tumbuhan, serta kegiatan sosial budaya bersama masyarakat setempat.”
Berdasarkan hasil ekspedisi, kawasan Bukit Kumbang dihuni oleh spesies kera putih, siamang, kijang, landak, kutilang emas, elang, kambing hutan, dan ular sanca. Tim ekspedisi menemukan belasan jejak harimau. Hal ini membuktikan populasi harimau Sumatera masih ada di kawasan hutan Bukit Kumbang. Pada tahun 1990, terdapat gajah dalam kawasan ini. Namun, seiring maraknya pembukaan lahan kelapa sawit, populasi gajah semakin menurun.
Tumbuhan Bunga Bangkai banyak dijumpai di kawasan tebing Bukit Kumbang. Selain itu, terdapat tumbuhan Balem, Pelat, Pasang, Simpur, dan Semurau. Yang tidak kalah menarik, tim ekspedisi ini menemukan tumbuhan anggrek tanah dan beberapa tumbuhan kayu, seperti kayu besi, kayu samurai, dan rotan.
Banyak ditemukan air terjun yang belum memiliki nama. Salah satu air terjun yang dikunjungi adalah air terjun Kulik Sialang. Akses menuju lokasi membutuhkan waktu 15 menit dari Dusun Kulik Sialang, Desa Muara Dua. Air terjun Kulik Sialang memiliki ketinggian 15 meter.
Sungai Nasal yang membentang di kawasan Bukit Kumbang menarik dijelajahi. Dengan tingkat kesulitan 3-4, sungai ini cocok untuk kegiatan olah raga arus deras.
Potensi gua berhasil ditemukan. Tim ekspedisi sudah menyimpan koodinat lokasi. Selanjutnya, akan diadakan pengembangan potensi gua tersebut.
Bukit Kumbang merupakan kawasan di daerah Desa Muara Dua, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu. Desa Muara Dua memiliki dua kawasan, yaitu Bukit Kumbang dan Bukit Kayangan. Sebagai kawasan hutan tropis, banyak terdapat spesies hewan dan tumbuhan di sana. Selain itu tempat ini juga memiliki berbagai kawasan yang menarik untuk dijelajahi.
Kontributor : Mapetala Universitas Bengkulu
Editor : Ragil Putri Irmalia
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)
Dokumentasi
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)



1 Comment