METALA FEB UMS Berikan Pengalaman untuk Anggota Baru dengan Jelajah Sungai Ello

Caption Foto: Suasana persiapan METALA FEB UMS sebelum lakukan jelajah Sungai Ello. Kamis, (27/2). (WARTAPALA INDONESIA/Abdul Aziez)

Wartapalaindonesia.com, JAWA TENGAHArung Jeram merupakan olahraga Arus Deras yang sudah mulai banyak penggemar di Indonesia. Tak dapat di pungkiri keseruan menjelajahi derasnya sungai dengan perahu akan menantang adrenalin.

Mahasiswa Ekonomi Pecinta Alam (METALA FEB UMS) ialah salah satu di antara MAPALA (Mahasiswa Pecinta Alam) yang telah menerapkan arung jeram ke dalam salah materi wajib bagi anggotanya. Setiap tahun METALA mengajak seluruh anggota mudanya untuk jelajah derasnya arus sungai dan memelajarai materi tentang arung jeram.

Pada tahun ini, METALA menggunakan Sungai Ello yang berlokasi di Magelang untuk penerapan materi arung jeram. Kegiatan tersebut termasuk dalam rangkaian acara Pendidikan Panjutan Anggota Muda METALA 2020.

Agenda wajib bagi anggota muda METALA  tersebut dilaksanakan pada tanggal 23-25 Februari 2020. Adapun tujuan diadakannya agenda tersebut untuk mentransfer materi dan syarat anggota muda bisa menjadi anggota penuh  METALA. 

DIKJUT arung jeram kali ini, METALA menggunakan 5 perahu dengan 1 kali pengarungan. Sebanyak 26 peserta dan 6 pemateri memulai pengarungan dengan mempraktekan materi Renang Jeram atau renang agresive yang berfungsi ketika awak terjatuh dalam pengarungan.

Pada kesempatan tersebut semua peserta mencoba praktek Renang Jeram agresive maupun Defensive. Kegiatan tersebut disambung dengan Water Rescue  dengan pokok materi yakni menyelamatkan korban yang tenggelam menggunakan tali Rescue Rope.

Suasana panas kota Magelang dan derasnya arus sungai Ello menemani petualangan Arung Jeram kali ini.  Dalam kegiatan ini beberapa peserta terlihat antusias selama pengarungan dan ada beberapa yang terlihat pucat ketakutan ketika mempraktekkan materi yang di berikan oleh pemateri.

Ketika di tengah pengarungan para peserta diminta untuk praktek Renang Jeram menyeberangi sungai dan semua peserta bisa melakukan Renang Jeram dengan sempurna.

Sebelum berada di rest area, peserta mempraktekkan materi flip flop yakni membalikkan perahu dan berusaha untuk membaliknya kembali. Tentu, itu bukan hal yang mudah karena derasnya sungai Ello tantang bagi peserta. Hebatnya, semua peserta dapat mempraktekkan materi flip flop dengan waktu yang telah di tentukan. 

Selanjutnya, di rest area seluruh peserta berhenti untuk istirahat makan snack dan materi Renang Jeram di Hall yang berada di rest area. Ketika istirahat, terjadi insiden salah satu pemateri yang hanyut karena terjatuh dari perahu dan terlilit Rescue Rope.

Salah satu anggota melakukan praktek materi resuce dengan teknik penyelamatan Man to Man. Satu jam berada di rest area cukup untuk memulihkan tenaga dan siap untuk melanjutkan pengarungan menuju titik finish. Tidak lupa juga, kami memanfatkan waktu untuk mengabadikan momen dengan foto bersama.

“Belajar dan bermainlah” pesan dari Daud Al Faruq, selaku ketua umum METALA periode 2020. Harapan kita semua dari kegiatan DIKJUT arung jeram dapat mengenalkan berkegiatan di alam adalah sebuah hal yang mengasikkan, tetapi harus juga memperhatikan safety prosedur sehingga selama berkegiatan bisa berjalan dengan lancar tanpa ada kecelakaan yang tidak di inginkan.

Kontributor || Abdul Aziez, WIJA Surakarta

Editor || Dewi Ayuningtyas, WI 190042

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.