Wartapalaindonesia.com, SEMARANG – Sebagian dari hutan tropis terbesar di dunia terdapat di Indonesia. Dalam hal luasnya, hutan tropis Indonesia menempati urutan ketiga setelah Brazil dan Kongo. Dan Indonesia juga memiliki hutan mangrove terluas di Dunia (luasnya sekitar 4,25 juta hektar pada sekita 1990-an).
Namun hutan Indonesia mengalami pengurangan tutupan hutannya dari tahun ke tahun. Kehilangan tutupan hutan alam (deforestasi) selama periode 2009-2013 ini sebesar 1,13 juta hektare per tahun ( FWI,2014).
Kamis (29/3/2018) MAWAPALA UIN Walisongo Semarang melakukan diskusi rutinan yang di prakarsai oleh divisi Konervasi Lingkungan Hidup (KLH), diskusi rutinan dilakukan sebulan sekali untuk menumbuhkan rasa kepedulian warga MAWAPALA terhadap lingkungan dan juga menambah wawasan yang ada mengenai isu lingkungan.
Diskusi dilakukan setelah maghrib pukul 18.30 WIB, diikuti oleh semua warga MAWAPALA. Kepala Divisi KLH yang memimpin jalanya diskusi. Bertemakan “Maraknya deforestasi di Indonesia dan solusinya”.
Alasan mengangkat tema tersebut adalah karena pada setiap tahunya tanggal 21 Maret diperingati sebagai Hari Hutan Dunia, dan sebagai Organisasi Pencinta Alam di UIN Walisongo bisa lebih merenungkan lagi makna peringatan itu.
Diskusi berjalan santai dan menarik, diawali dengan prolog kondisi hutan di Indonesia lalu disambung dengan Moratorium Hutan yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia pada periode presiden Susilo Bambang Yudohyono. Lalu juga dilakukan pemutaran video dari WALHI Kalimantan Tengah tentang monitoring Moratorium Hutan.
Dalam diskusi, pembahasan mengkrucut ke Moratorium Hutan, dimana dampak yang ada belum terlihat dengan adanya peraturan itu. Moratorium yang menjadi Inpres agar tidak ada lagi izin lahan hutan baru itu realita yang dilihat terkesan hanya masyarakat yang dilarang sedangkan untuk perusahaan besar untuk kelapa sawit atau lainya masih saja berjalan, hukum yang masih terlhat Tajam di Bawah Tumpul ke Atas.
Memang belum banyak yang bisa dilakukan, tapi dalam diskusi tersebut disepakati tindakan yang bisa dilakukan meskipun kecil adalah dengan melakukan kampanye lingkungan skala kecil, bisa dengan meng-share info-info mangenai kondisi hutan di Indonesia lewat video pendek, artikel atau apapun yang bisa sedikit memberitahu kepada yang lainya.
Diskusipun ditutup dengan kesimpulan dan harapan bersama agar Hutan kita yang tinggal sedikit bisa tetap lestari dan aman. Semoga diskusi yang dilakukan kedepanya lebih baik dan bisa mempunyai partisipasi yang lebih dari MAWAPALA terhadap lingkungan sekitar.
Kontributor : Mohammad Arkham Zulqirom Putra
Editor : Nurlela Fatmawati
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)