Munas Pertama, Talkshow dan Beach Clean Up Seasoldier di Hari Kemerdekaan

Caption foto: Beach Clean Up Seasoldier di Pantai Kenjeran, Surabaya. (WARTAPALA INDONESIA/ Idfiandini Darayani)

Wartapalaindonesia.com, SURABAYA – Gerakan peduli lingkungan Seasoldier, bersama keempat belas regional wilayahnya menyelenggarakan Musyawarah Nasional Pertama yang bertajuk Generasi Prajurit Laut.

Acara tersebut diselenggarakan di Hotel Majapahit, Surabaya. Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke74 ini dibuka dan diresmikan oleh kedua pendiri Seasoldier, yaitu Nadine Chandrawinata dan Dinni Septianingrum.

Pada Musyawarah Nasional pertama ini, Seasoldier yang sudah resmi menjadi Yayasan Seasoldier Prajurit Laut pada tahun 2018 lalu, menitikberatkan pada penguatan visi dan misi organisasi hingga mekanisme teknis pelaksanaan kegiatan di tingkat pusat maupun regional.

Hal ini penting dilakukan mengingat selama berjalannya Seasoldier pada empat tahun terakhir ini telah merangkul 14 regional  dengan karakteristik lingkungan yang berbeda dan tersebar hampir di seluruh kota besar di Indonesia. Adapun keempat belas regional tersebut meliputi Jakarta, Surabaya, Medan, Sulawesi Utara, PAcitan, Banyuwangi, Lombok, Maluku, Utara, Bali, Bandung, Pontianak, Tasikmalaya, Gorontalo dan Balikpapan.

Putri (Ketua Acara), Agnesia (Ketua Regional Surabaya) dan teman-teman relawan Seasoldier Surabaya menjadi peran penting dalam kegiatan ini, karena mereka adalah tuan rumah sekaligus panitia penyelenggaraannya.

Di akhir Musyawarah Nasional, Dimas Tumpal Adhitama Panjaitan (Environmental and Social Performance Service Manager) dari Royal Haskoning memberikan materi kepada peserta dengan topik “Our future ocean, to align with the three pillars of sustainability: environment, economy, and social.”

Tidak hanya berhenti disitu, Musyawarah Nasional pertama Seasoldier juga dilanjutkan dengan Talkshow Nasional yang masih mengusung tema yang sama mengenai Generasi Prajurit Laut pada keesokan harinya, 18 Agustus 2019 di tempat yang sama.

Kegiatan yang dibuka untuk seluruh masyarakat umum ini bertujuan agar masyarakat luas juga dapat memahami virus positif akan pentingnya menjaga lingkungan, khususnya lingkungan laut.

Pada penyelenggaraan kali ini, Seasoldier mengundang para ahli dan influencer dalam bidang kelautan yaitu Ramon Y. Tungka (Artis dan influencer Lingkungan), Prof. Widi A. Pratikto (Guru Besar di Bidang  Teknik Kelautan sekaligus mantan Direktur Eksekutif CTI-CFF dan D8), Nadine Chandrawinata (Pendiri Seasoldier), Perwakilan dari Sampoerna Untuk Indonesia dan Pemerintah Kota Surabaya.

Poin diskusi selama Talkshow menyimpulkan bahwa pentingnya peran para generasi muda sebagai penerus untuk juga turut andil dalam menjaga kelestarian laut.

Peran para pemuda ini dapat ditunjukkan melalui berbagai bentuk, seperti kegiatan sosial, volunteering maupun secara akademik di Institusi Pendidikan terkait. Oleh karena itu, perlu adanya dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak termasuk pemerintah setempat maupun dari pihak swasta.

Kegiatan dilanjutkan dengan Beach Clean Up untuk lebih mempererat momen antar anggota dengan semangat kemerdekaan. Kegiatan tersebut juga bertepatan dengan kegiatan Coastal Clean Up yang dilakukan PT. PERTAMINA (Persero) di Tuban, Jawa Timur.

Kegiatan yang merupakan bukti nyata keseriusan Seasoldier turut serta menjaga kelestarian kelautan Indonesia ini didukung oleh PT. HM Sampoerna Tbk, melalui program Sampoerna Untuk Indonesia, PT. Pertamina (Persero) dan Royal Haskoning juga beberapa mitra lainnya.

Harapannya, kegiatan ini turut menjadi titik awal dan tolak ukur bersama dalam menjalin kerjasama dan saling memberi dukungan dalam kegiatan-kegiatan peduli lingkungan lain di kemudian hari.

“Sampoerna berharap bahwa gerakan sosial ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi seluruh pihak khususnya masyarakat luas untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan mengurangi sampah,” ujar Ervin Laurence Pakpahan, selaku Kepala Hubungan Daerah dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.

Sementara itu, Cofounder #Seasoldier, Dinni Septianingrum, menekankan pentingnya keterlibatan aktif dari seluruh pemangku kepentingan, terutama pihak swasta, untuk berkolaborasi dalam menanggulangi permasalahan sampah di Indonesia secara efektif.

“Saya rasa permasalahan lingkungan adalah bagian dari semua stakeholder dimana sinergi dengan semua pihak amat sangat diperlukan, dan semua harus ambil bagian,” tuturnya.

Kontributor || Idfiandini Darayani

Editor || Nindya Seva Kusmaningsih

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: