Musyawarah Kerja Metala 2025 Tetapkan Pimpinan Harian Periode 2026

Wartapalaindonesia.com Sukoharjo — Musyawarah Kerja (Musker) Metala 2025 resmi digelar pada 18–22 Desember 2025 di Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sukoharjo.

Forum tahunan ini menetapkan pimpinan harian Metala periode 2026 sekaligus mengevaluasi jalannya organisasi selama satu periode kepengurusan.

Musker Metala 2025 menjadi forum pengambilan keputusan strategis organisasi pencinta alam Metala. Selain evaluasi kinerja pengurus periode 2025, forum ini juga membahas arah kebijakan dan program kerja Metala ke depan.

Agenda Musker diawali dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban Pengurus Metala Periode 2025. Dalam forum tersebut, anggota melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja, dinamika organisasi, serta berbagai capaian dan kendala yang dihadapi selama satu periode kepengurusan.


Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Garis Besar Program Kerja Organisasi (GBPKO), serta perumusan rekomendasi Musker. Diskusi berlangsung secara terbuka dengan melibatkan partisipasi aktif anggota sebagai bagian dari pengambilan keputusan kolektif.


Salah satu agenda utama Musker Metala 2025 adalah pemilihan pimpinan harian Metala periode 2026. Proses pemilihan dilaksanakan secara demokratis melalui mekanisme voting. Seluruh anggota yang memenuhi persyaratan memiliki hak untuk memilih dan dipilih.


Berdasarkan hasil voting, terpilih lima kandidat dengan perolehan suara tertinggi yang kemudian ditetapkan sebagai formatur. Melalui forum formatur, dengan mempertimbangkan kapasitas, pengalaman, dan kesiapan mengemban amanah organisasi, ditetapkan susunan pimpinan harian Metala periode 2026.

Yusuf Maulana Saputra terpilih sebagai Ketua Umum Metala periode 2026. Ia didampingi Khoirul Ibad sebagai Sekretaris Umum I, Ahmad Umar Tholib sebagai Sekretaris Umum II, dan Marshanda Kusuma sebagai Bendahara Umum.


Ketua Umum Metala periode 2025, Arif Ginanjar Pratama, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota Metala atas kerja kolektif yang telah dijalankan selama satu periode kepengurusan. Ia menyebut bahwa berbagai dinamika dan tantangan organisasi telah menjadi bagian dari proses pembelajaran bersama.


Sementara itu, Ketua Umum Metala terpilih periode 2026, Yusuf Maulana Saputra, menyampaikan harapannya agar Metala ke depan dapat menjadi organisasi pencinta alam yang semakin solid dan berprestasi. Ia juga menekankan pentingnya peran Metala dalam isu lingkungan serta kepekaan organisasi terhadap persoalan kepecintaalaman di masyarakat.


Dengan ditetapkannya pimpinan harian Metala periode 2026 melalui Musyawarah Kerja Metala 2025, estafet kepemimpinan organisasi resmi berlanjut. Kepengurusan baru diharapkan mampu melanjutkan capaian periode sebelumnya serta memperkuat peran Metala sebagai organisasi pencinta alam.

Kontributor || Abdul Aziez, WI 200059
Editor || Wandi Wahyudi, WI 200223

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.