Wartapalaindonesia.com, KEDIRI – Sebagian dari kita mungkin akan terbersit sebuah judul lagu ciptaan orkes melayu kala mendengar kata ‘ngamen’, namun kali ini ‘ngamen’ akan terasa sangat berbeda kala dibawakan oleh anggota Mapala Pelita Universitas Nusantara PGRI Kediri.
Begitulah yang terjadi pada peringatan hari Bumi yang diperingati secara kreatif oleh anggota Mapala Pelita pada Senin, 25 April 2016 di kantin kampus UN PGRI Kediri. Bukan karena dibawakan oleh penyanyi-penyanyi dengan goyangan yang aduhai, namun kita akan disuguhkan oleh pengamen yang mencari sampah.
“Ya ngamen sampah, ngamen sampah di sini kami laksanakan di kantin kampus UN PGRI Kediri dengan live acustic untuk menghibur para mahasiswa di sini,” tutur Ema Peni Trisnawati selaku ketua pelaksana ngamen sampah kali ini.
Uniknya, para pengamen ini hanya mau dibayar dengan sampah, “ngamen sampah di sini dengan cara membagikan totebag yang ditukar dengan botol plastik,” lanjut Ema. “Totebag di sini dimaksudkan untuk mengurangi penggunaan sampah plastik,” tutupnya.
Selain menukarkan sampah plastik dengan totebag, Mapala yang tercatat sebagai salah satu Mapala terbesar di Kediri itu juga melakukan pembagian bibit pohon, “pembagian bibit mauni dan trembesi sendiri ini dilakukan di golden swalayan dan perempatan BI,” tutur Heru Kurniawan selaku ketua umum Mapala Pelita.
Selain membagikan bibit mereka juga membagikan totebag kepada masyarakat, di samping mengajak mahasiswa UN PGRI Kediri untuk aware terhadap sampah plastik, “tujuan kami mengajak kalangan mahasiswa dan masyarakat umum untuk lebih peduli lagi terhadap Bumi,” lanjut pemilik nama rimba Walet itu.
“Terutama terhadap sampah plastik yang masa terurainya lebih dari ratusan tahun dan penghijauan di lingkungan sekitar mereka,” jelas mahasiswa yang tercatat sebagai mahasiswa jurusan pendidikan ekonomi angkatan 2014 tersebut.
Tanggapan dan respon para mahasiswa sangat positif, terbuki mereka sangat antusias dan mengatakan bahwa kegiatan ini sangat kreatif dan luar biasa. “terbayangkan kegiatan yang mendapat respon cuek dari kalangan dewasa ternyata mengundang respon positif dan antusias dari mereka,” ujar Erna mewakili rekan-rekannya.
“Good job all, banyak keluh kesah dari persiapan tetapi terbayarkan semua dengan tanggapan positif dari peserta,” ungkap Erna penuh lega yang turut diamini rekan-rekannya.
“Keren, Kece, Positif, dan juga Inovatif,” ungkap Fitri salah satu peserta yang turut bangga dengan salah satu UKM di kampusnya itu. Tak mau ketinggalan, pengelola kantin juga turut senang dan memberi masukan, “sering-sering aja Mapala ngadain kegiatan live music (ngamen sampah) kayak gini.”
Acara yang didukung oleh keluarga besar Mapala Pelita, Pelitaccoustic, WSC Accoustic, seluruh civitas akademika kampus dan masyarakat luas ini semoga menjadi semangat rekan-rekan Mapala lain akan perlunya inovasi dan kreativitas dalam rangka advokasi dan konservasi terhadap Bumi.
Kontributor : Herlina Lina (Mapala Pelita UN PGRI Kediri)
Editor : Ragil Putri Irmalia
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)
Dok



Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)