PASAINS FMIPA UGM Lakukan Penelitian Di Jalur Pendakian Gunung Sumbing

Caption Foto : PASAINS FMIPA UGM melakukan penelitian Pengembangan Sistem Informasi Geografi Jalur Pendakian Gunung Sumbing. Jawa Tengah. (WARTAPALA INDONESIA/Alif Kurniawan, PASAINS FMIPA UGM)

WartapalaIndonesia.com, Jogjakarta Jumlah pendaki gunung dari tahun ke tahun terus meningkat. Meski demikian kegiatan mendaki gunung tetap merupakan kegiatan yang berbahaya. Salah satu gunung yang menjadi target para pendaki adalah Gunung Sumbing (3371 mdpl).

Hanya saja, minimnya informasi mengenai Gunung Sumbing yang merupakan gunung kedua tertinggi di Jawa Tengah, menjadi masalah yang sangat dirasakan ketika pendaki melakukan pendakian.

Terlebih jika si pendaki belum pernah melakukan pendakian ke Gunung Sumbing.

Melalui proses studi lapangan, memang dapat dibuktikan bahwa situasi dan kondisi Gunung Sumbing memang tidak mudah ditebak, seperti jalur yang tertutup akibat tumbangnya pohon, jalur cabang yang baru, dan perubahan posisi plang informasi di tiap-tiap pos pendakian.

Tidak adanya informasi tentang jalur pendakian, tentu menjadi salah satu ancaman bagi para pendaki yang hendak melewati jalur tersebut,dan tentunya memberikan resiko besar bagi pendaki Gunung Sumbing.

Berdasarkan analisis permasalahan di atas, PASAINS FMIPA UGM lantas melakukan penelitian berjudul “Pengembangan Sistem Informasi Geografi Jalur Pendakian Gunung Sumbing Berdasarkan Data Spasial dan Non-Spasial”.

Tujuannya untuk menyajikan informasi jalur pendakian dan data Gunung Sumbing selengkap dan semudah mungkin.

PASAINS FMIPA UGM melakukan penelitian dengan bantuan Dana Hibah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada Tahun 2021.

Penelitian dipimpin oleh Alif Kurniawan (Kimia 2018). Anggotanya Annisa Dwi Putri (Geofisika 2019), Natalia Rani Dewanti (Geofisika 2019), dan Alfian Surya Rahmadan (Matematika 2019).

Penelitian berlangsung pada rentang Agustus – November 2021.

Ada empat jalur pendakian yang disurvey, yaitu  Jalur Cepit (Utara), Jalur Banaran (Timur), Jalur Butuh Kaliangkrik (Selatan), dan Jalur Bowongso (Barat).

Jalur Cepit berada di Dusun Cepit, Desa Pagergunung, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung.

Jalur Banaran berada di Desa Banaran, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung.

Jalur Butuh Kaliangkrik berada di Dusun Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang.

Sedangkan Jalur Bowongso berada di Desa Bowongso, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo.

Data spasial yang diperoleh dalam pengumpulan data di lapangan adalah sebagai berikut :

  • Data tracking jalur pendakian.
  • Koordinat pos-pos pendakian, sumber mata air, daerah bahaya, dan tempat penting lainnya.
  • Ketinggian tempat-tempat penting di gunung.
  • Panjang jalur pendakian dan jarak antar pos pendakian.
  • Beda tinggi dan kelerengan.
  • Dokumentasi perjalanan.
  • Informasi penting lainnya.

Sementara Data non spasial yang diperoleh adalah :

  • Lokasi basecamp pendakian.
  • Tata cara perijinan pendakian.
  • Foto keadaan jalur pendakian.
  • Waktu tempuh pendakian.
  • Deskripsi tentang jalur pendakian.

Hasil dari penelitian ini berupa buklet pariwisata dan peta pendakian dari masing-masing jalur pendakian.

Juga berupa poster kegiatan, serta video dokumenter yang berisi informasi penjelasan data spasial dan non spasial dari jalur pendakian Gunung Sumbing secara detail.

Buklet pariwisata dan peta pendakian dari masing-masing jalur, selanjutnya diberikan kepada pengelola basecamp pendakian, untuk diletakkan di basecamp, agar dapat membantu para pendaki sebelum melakukan pendakian ke gunung sumbing.

Pihak basecamp mengakui penelitian ini sangat bermanfaat. Kata mereka,
“Kami menyambut positif langkah yang dilakukan oleh PASAINS FMIPA UGM. Hasil penelitian ini akan meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan pendakian di Gunung Sumbing”.

Lampiran Peta Pendakian
Peta Pendakian dapat diunduh secara lengkap pada laman : https://s.id/OutputHibahFmipaUGM2021

  • Seluruh Jalur Pendakian

 

  • Jalur Cepit
  • Jalur Banaran

  • Jalur Butuh Kaliangkrik
  • Jalur Bowongso

    Lampiran Buklet Pariwisata
    Booklet Pariwisata dapat diunduh secara lengkap pada laman : https://s.id/OutputHibahFmipaUGM2021

    Captin foto : Booklet Pariwisata Jalur Pendakian via Cepit (WARTAPALA INDONESIA/Alif Kurniawan)

     


    Captin foto Booklet Pariwisata Literasi : Jalur Pendakian via Banaran (WARTAPALA INDONESIA/Alif Kurniawan)

     

     

    Captin foto Booklet Pariwisata Literasi : Jalur Pendakian via Butuh Kaliangkrik (WARTAPALA INDONESIA/Alif Kurniawan)

     


    Caption foto : Booklet pariwisata Jalur pendakian via Bowongso. (WARTAPALA INDONESIA/Alif Kurniawan)

     

    Caption Foto : Tim penyusun sedang melakukan pengambilan data Jalur Banaran. Jalur ini berada di Desa Banaran, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung. (WARTAPALA INDONESIA/Alif Kurniawan)

     

    Caption foto : Proses pengambilan data Spasial. Dari data ini diketahui koordinat pos-pos pendakian, sumber mata air, daerah bahaya, dan tempat penting lainnya. (WARTAPALA INDONESIA/Alif Kurniawan)

     

    Caption foto : Pengambilan Data Non Spasial dengan Melakukan wawancara dengan pengelola Basecamp Pendakian Data penting yang didapat melalui wawancara ini diantaranya adalahh tata cara perijinan pendakian dan deskripsi tentang jalur pendakian. (WARTAPALA INDONESIA/Alif Kurniawan)

     

    Caption foto : Puncak Rajawali Gunung Sumbing. (WARTAPALA INDONESIA/Alif Kurniawan)

     

    Caption foto : Penyerahan Booklet Pariwisata dan Peta Jalur Pendakian Bowongso. (WARTAPALA INDONESIA/Alif Kurniawan)

     

    Caption foto : Penyerahan booklet Pariwisata dan Peta Jalur Pendakian Banaran. (WARTAPALA INDONESIA/Alif Kurniawan)

     


    Kontributor ||
    Alif Kurniawan, PASAINS FMIPA UGM
    Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB

     

     

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: