Peduli Korban Gempa Cianjur, Stacia Jakarta Bantu Alat Pertukangan

Caption foto : Relawan dan warga Kampung Ciseupan gotong royong membersihkan puing bangunan untuk lahan hunian darurat. (WARTAPALA INDONESIA / Ufadhia Anjani)

WartapalaIndonesia.com, Cianjur – Peduli korban gempa Cianjur, Stacia Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) memberangkatkan dua personil yakni Faran Widiansyah dan Rachmat guna membawa bantuan ke Kampung Ciseupan, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Cianjur.

Bantuan diserahterimakan ke relawan yang mengelola Posko Kemanusiaan SARMMI (SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia). Pada Kamis, 8 Desember 2022.

Kampung Ciseupan merupakan salah satu kampung di Cilaku yang tingkat kerusakannya tergolong parah lantaran gempa yang terjadi beberapa waktu di Cianjur. Di kampung yang mayoitas warganya buruh tani inilah SARMMI mendirikan posko kemanusiaan guna melakukan pendampingan.

Posko Kemanusiaan SARMMI dikelola oleh relawan dari Mapala Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Pattupala Jakarta, Stacia UMJ, Sapta Pala SMAN 7 Jakarta, Mapala Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Camp STIEM Jakarta.

Dikatakan oleh Faran, bantuan yang dibawanya berupa terpal ukuran besar dan peralatan tukang.

“Peralatan tukang seperti gergaji, linggis, palu, martil dan terpal besar, akan digunakan warga untuk merobohkan rumahnya yang rusak berat. Lalu mendirikan hunian darurat di lahan bekas rumahnya,” terang Faran.

Terhadap bantuan yang dibawa Stacia, Kordinator Posko Kemanusiaan SARMMI Ahyar Stone mengatakan gergaji, linggis, palu, martil, skop, kaos tangan bangunan dan terpal besar, benar-benar dibutuhkan warga Kampung Ciseupan untuk merobohkan rumah dan mendirikan hunian darurat.

“Bantuan Stacia, tepat guna dan tepat sasaran,” jelas Ahyar.

Alat pertukangan diserahkan ke Ketua RT 03 Ciseupan. Alat-alat ini nantinya menjadi inventaris Kampung Ciseupan. Warga yang hendak memakai, statusnya meminjam.

“Alat pertukangan tidak diserahkan ke individu warga. Melainkan menjadi milik bersama yang pemakaiannya dikelola oleh Ketua RT Ciseupan,” kata Ahyar.

Sedangkan merobohkan rumah yang rusak berat, dikerjakan gotong royong relawan di Posko SARMMi dan warga Kampung Ciseupan,

Untuk diketahui, di Kampung Ciseupan relawan yang mengelola Posko Kemanusiaan SARMMI menyelenggarakan 11 kegiatan kemanusiaan, yakni distribusi kebutuhan dasar pengungsi. Merobohkan rumah warga yang rusak berat. Mendirikan hunian darurat.

Kemudian bantuan kesehatan. Pemutakhiran data warga. Membuat dapur umum. Siaga SAR 24 jam. Sekolah darurat. Psikososial untuk anak-anak. TPA darurat dan edukasi kebencanaan.

“Semua aktivitas kemanusiaan yang kami laksanakan, selalu melibatkan warga Kampung Ciseupan. Hal ini merupakan bagian psikososial untuk mereka,” punkas Ahyar. (AS)

Kontributor || Nuraini Aulia Rochmah, WI 210167
Editor || Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.