WARTAPALA INDONESIA

Pemuda di Mojokerto Beri Hadiah Untuk Bumi Dengan Pungut Sampah

Caption foto: Peserta aksi saat membersihkan tumpukan sampah di Jalan Yon Jarot S, Kecamatan Kemlagi, Mojokerto pada Minggu (14/4/19). (WARTAPALA INDONESIA/ Galih Sandy)

Wartapalaindonesia.com, MOJOKERTO – Miris dengan kondisi sampah yang berserakan di pinggir jalan, belasan  pemuda peduli lingkungan menggelar aksi sosial yang patut ditiru. Kegiatan yang diberi nama Mojokerto Trash Tag ini melakukan aksi memunggut sampah di pinggir jalan. Hal itu sebagai bentuk kepedulian terhadap sampah yang dibuang oleh masyarakat di pinggir jalan.

Aksi ini dilakukan di Jalan Yon Jarot S atau sepanjang Jalan Raya Mojopilang, Mojokusumo, Berat Kulon, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto pada Minggu, 14 April 2019. Dengan mengusung tema Hadiah Untuk Bumi, belasan pemuda ini membersihkan sampah rumah tangga dan popok bayi.

Sampah-sampah tersebut sengaja dibuang oleh masyarakat yang melintas di sepanjang jalan. Mengakibatkan sampah menumpuk dan membuat pemandangan tak sedap dipandang. Tak hanya itu, bau menyengat juga ditimbulkan dari timbunan sampah saat pengendara melintas di jalur tersebut.

Koordinator aksi, Shirot mengatakan, kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap pencemaran lingkungan serta menyindir pihak pemerintah atau yang berwenang agar menyediakan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di wilayah Kemlagi.

 “Karena masyarakat berdalih tidak adanya tempat pembuangan sampah sehingga membuat mereka terpaksa membuang sampah di sepanjang jalan. Ini sekaligus sebagai bentuk hadiah kami kepada bumi, karena tanggal 22 April merupakan Hari Bumi,” ungkapnya.

Dari tiga titik tersebut yakni Jalan Raya Mojopilang, Mojokusumo, Jembatan Kali Marmoyo dan jalan antar desa Berat Kulon, di bawah Jembatan Marmoyo yang banyak ditemukan sampah. Dari aksi tersebut, sampah yang berhasil dikumpulkan sebanyak tiga mobil pick up lebih.

“Rata-rata sampah itu berasal dari sampah rumah tangga dan kebanyakan adalah popok bayi. Di Pasar Kemlagi ada tempat pembuangan sampah, namun hanya diperuntukan warga Pasar sehingga hasil sampah tersebut kita timbun dan bakar,” katanya.

Mojokerto Trash Tag berkoordinasi denga karang taruna desa setempat untuk melakukan tindak lanjut terkait masalah sampah. Selain ingin memberikan hadiah kepada bumi dengan melakukan aksi tersebut, kegiatan itu juga memiliki tujuan lain.

“Yakni yang paling penting adalah menumbuhkan kembali semangat goyong-royong dalam diri kita semua dalam menjaga kebersihan untuk tidak membuang sampah sembarangan. Kita akan menggelar aksi serupa, Minggu depan. Semoga dengan aksi ini bisa menjadi contoh agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan,” tutupnya.

Kontributor || Galih Sandy, WIJA Mojokerto

Editor || N. S. Kusmaningsih

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: