Pendokumentasian Jalur Gunung Penanggungan Via Telogo Ngoro

Wartapalaindonesia.com, MOJOKERTO – Sudah bosan dengan jalur gunung Penanggungan via Tamiajeng maupun via Jolotundo, tidak ada salahnya Anda memberi energy pada jiwa petualangan Anda untuk mencoba jalur Gunung Penananggungan utara Via Telogo Ngoro.

Setiap jalur pendakian memiliki berbagai keunikan tersendiri, begitu juga jalur-jalur pendakian di Gunung Penanggungan. Sebagai referensi, Jalur pendakian paling banyak didaki adalah Via tamiajeng atau biasa disebut jalur selatan, dengan fasilitas lengkap beserta perijinan di basecamp dan terdapat pos-pos di setiap jalurnya.

Jalur kedua adalah via Jolotundo atau jalur barat dengan eksotisme candi-candi di jalurnya, dan pemandian Jolotundo di basecampnya. Ketiga adalah jalur timur yang dapat ditempuh dari Desa Wonosunyo, jalur ini berada dekat dan satu akses dengan jalur utara yakni jalur dusun Telogo Desa Kunjorowesi yang mana bisa diakses lewat Ngoro, Mojokerto atau Bareng, Pandaan Pasuruan.

Pada pendokumentasian jalur kali ini, tercatat bahwa jalur ini masih sangat alami dan paling cepat karena jalur pendakian hanya lurus dari utara Gunung Penanggungan. Akses paling baik untuk menuju pos pendakian di jalur ini adalah dengan menggunakan kendaraan roda dua dengan masuk melewati desa bareng yang dikenal dengan tempat Kaliputihnya maupun akses Ngoro.

DATA LOKASI
Tujuan : Puncak Gunung Penanggungan
Katinggian : 1.653 Mdpl
Jenis : Stratovolcano
Koordinat : 7,615°LS 112,62°BT
Alamat : Dusun Telogo, Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro – Mojokerto
Jalur Pendakian : Via Telogo
Cuaca : Kemarau (September)
Vegetasi : Alas Mahoni, Rumput Gajah, Sabana
Fauna : Monyet Putih, Monyet, Elang jawa

TANSPORTASI
Berangkat : Alun-Alun Sidoarjo
Tujuan : Basecamp Telogo
Estimasi : 2 Jam
Estimasi Biaya : Rp. 10.000 (Premium)
Jenis Kendaraan : Roda 2 (Motor)

PERSIAPAN
Perijinan
Di sini pos pendakian tidak terdapat pos perijinan. Perijinan langsung ke warga yang menjadi tempat parker.
Parkir
Parkir per hari Rp. 10.000 di rumah bapak Suje’i
Tiket
Tidak ada biaya untuk tiket masuk kawasan pendakian
Air
Jalur ini tidak terdapat air di sepanjang jalurnya

KRONOLOGI PENDAKIAN :
Basecamp Telogo – Batas Hutan Mahoni : 01.00 – 01.45 WIB
Diawali dengan masuk ke dalam gang menuju jalur pendakian, Anda akan memasuki kawasan hutan mahoni yang lebat, jalur cukup jelas dengan mengikuti jalur utama dan mengarah ke puncak atau ke arah selatan. Di sini juga sudah dapat melihat lampu-lampu kota Sidoarjo.
Batas Hutan Mahoni – Batas Hutan Akar : 01.45 – 02.30 WIB
Diwilayah ini sudah tidak terdapat pohon besar, hanya ada pohon akar yang bisa untuk bergantungan. Jalur pendakian banyak pasir dan batu sehingga manaiki akan seperti menaiki lautan pasir di lereng semeru. Pemandangan lampu kota semakin jelas dan bagus.
Batas Hutan Akar – Batas Pohon Sapling : 02.30 – 03.15 WIB
Jalur ini sudah tidak terdapat pohon besar maupun pohon akar, hanya ada pohon sapling dan alang-alang. Pendakian cukup terjal mencapai 70 derajat. Di sini kita sudah dapat melihat puncak Gajah Mungkur yang terdapat candi Wayang.
Batas Pohon Sapling – Batas Alang-Alang : 03.15 – 04.00 WIB
Pada jalur ini kita hanya akan ditemani oleh alang-alang dan angin kencang. Di spot ini kita akan mendapati daerah yang dapat digunakan untuk camp. Di sini kita dapat melihat lampu kota dan spot sunrise terbaik.
Batas Alang-Alang – Lapangan : 04.00 – 05.00 WIB
Menuju puncak terlebih dahulu kita akan menemui lapangan yang di sisi kanan atau barat terdapat gua yang dapat menampung 5 orang untuk tidur. Jalur pada wilayah ini cukup terjal dengan kemiringan hingga 75 derajat.
Lapangan – Puncak Penanggungan : 05.00 – 05.30 WIB
Dari lapangan, puncak Gunung Penanggungan sudah dapat terlihat jelas. Sebelum menuju puncak, anda akan melewati makam Syeh Ahmad Sayadi yang merupakan babad alas Gunung Penanggungan, makam itu kini juga dibangun pure untuk sembahyang.

KESIMPULAN

– Waktu pendakian adalah 5 jam 30 menit ditempuh normal.
– Biaya Transportasi dan parkir Rp. 20.000

KETERANGAN :
(n) Pendakian malam cukup aman bagi pemula, siapkan headlamp dan tulip (penanda jalan).
(n) Masyarakat sekitar mayoritas suku Madura, gunakan bahasa Indonesia.
(n) Jangan malu bertanya sebab akses masuk menuju base camp cukup bercabang.
(n) Jika menggunakan ojek menuju basecamp dari desa bareng maupun Ngoro adalah Rp. 20.000 – Rp. 30.000
(n) Siapkan air sejak di kota sebab dibasecamp sangat sulit air, air di dapat dari penampungan air yang bersumber di Trawas dan jauh.
(n) Tempat parkir aman dan berada di rumah penduduk.
(n) Tetap lakukan prosedur safety first meski jalur cukup enak dan aman.
(n) Selalu bawa kembali sampah Anda.

Tim Dokumentasi (WI) : Sugeng Setiawan, Laras Bungsu Anggraeni, Nasrun Abdillah
Editor : Nur Khafidhoh

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)

Dokumentasi
1

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

23

24

25

26

27

28

29

30

bagikan

2 Komentar

1 Trackback / Pingback

  1. Mengulas Singkat 5 Jalur Pendakian Gunung Penanggungan - My Paradizee

Tinggalkan Balasan