Pentingnya Ilmu Navigasi Darat untuk Pendaki

Caption foto: Kompas dan peta, alat navigasi darat. (WARTAPALA INDONESIA/ Agid Antaris)

Wartapalaindonesia.com, PERSPEKTIF – Hallo Mountaineers, kalau mendengar kata Navigasi Darat mungkin tidak asing lagi dalam pikiran kita. Navigasi darat sangat identik dengan Peta dan Kompas. Banyaknya berita di media tentang kecelakaan di gunung atau hutan di sepanjang tahun ini tak luput dari kurangnya edukasi serta wawasan para pendaki itu sendiri.

Navigasi adalah ilmu yang mempelajari peta dan kompas. Bertujuan untuk menentukan titik awal perjalanan, titik akhir atau tujuan perjalanan, dan arah perjalanan itu sendiri. Biarpun Navigasi Darat merupakan bagian dari ilmu Mountainering aslinya ada lagi yang perlu dipelajari seperti; manajemen logistik, pertolongan pertama saat digunung, safety di gunung, dsb.

Kenapa ilmu Navigasi Darat penting untuk dipelajari?

Contoh, kita tidak akan tahu kondisi alam saat di gunung dan hutan. Mungkin sedang kabut saat pendakian atau juga jalur pendakian itu sendiri tertutup oleh rapatnya hutan. Sang navigator lah yang bertindak sebagai penentu arah yang akan dilewati. Tentunya bagi mereka yang suka sekali dengan penjelajahan hutan atau gunung ilmu ini sangat berguna.

Bagaimana mempelajari Ilmu Navigasi Darat?

Banyak sekali organisasi atau komunitas formal dan non-formal yang mengadakan pelatihan dan pendidikan di bidang ini. Sobat Mountaineers bisa mengikutinya, tidak perlu takut untuk mencobanya. Ilmu ini akan sangat berguna sekali untuk kita, terutama saat di gunung atau hutan.

Manfaat apa saja yang didapat setelah mempelajari ilmu Navigasi Darat?

Jika kita mempelajari ataupun mendalami ilmu Navigasi Darat, akan banyak sekali yang didapat. Mulai dari kita bisa membaca medan gunung dan hutan yang kita jelajahi. Karena ilmu ini tak luput dari cara pembacaan medan di lapangan, bisa mengetahui vegetasi yang akan kita lalui, ketinggian gunung yang akan kita jelajahi, dan juga ilmu ini berguna untuk Operasi SAR di gunung atau hutan.

Peralatan apa saja yang dibutuhkan?

Yang pastinya kita membutuhkan:

  • Peta
  • Kompas
  • Altimeter
  • Protaktor
  • Alat Tulis (penggaris, busur, dsb.)

Oke Mountainereers, sampai di sini saja ya kutipan dari kita. Semoga di awal tahun 2021 mulai berkurang kecelakaan di gunung dan hutan. Tetap jangan lupakan safety di gunung, ikuti jalur yang sudah ada karena pulang dengan selamat sampai di rumah itu tujuan utama kita.

Kontributor || Agid Antaris, WI 200099

Editor || Jelita Sondang Samosir, WI 170020

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: