Caption foto: Penanaman pohon untuk mempertahankan air tanah, (WARTAPALA INDONESIA/Ikram, Roihan Afifurrofi, WI 190034)
Wartapalaindonesia, YOGYAKARTA – Kulonprogo adalah salah satu Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki daya tarik wisata dan wilayah produktif di masa yang akan datang dikarenakan dengan adanya bandar udara Internasional yang dibangun di Kapanewon Temon, Kabupaten Kulonprogo.
Dengan adanya pembangunan yang sangat masif di kapanewon Temon, maka Karang Taruna Temon Wetan menginisiasi untuk melakukan penanaman pohon untuk mempertahankan air tanah di wilayah tersebut. Acara berlangsung, Minggu, (14/03/2021) di Dusun Gandri, Temon Wetan, Temon, Kulonprogo.
Acara penanaman pohon tersebut di ikut kurang lebih 60 orang dari berbagai unsur mulai dari Karang Taruna Temon Wetan, Tagana, Pendaki Indonesia Jogja Istimewa, Pengail Indonesia dan Masyarakat sekitar. Pohon yang di tanam adalah pohon Gayam 200 dan Beringin 23.
Menurut Abiyaksa selaku ketua Karang Taruna Temon Wetan menyebutkan tujuan dari penanaman pohon ini adalah sebagai bentuk kecintaan terhadap daerah Temon Wetan dan untuk mengantisipasi adanya kekeringan di masa yang akan mendatang.
“Pohon Gayam dan Beringin diharapkan bisa menjadi tanaman pelestari mata air yang bisa untuk mengantisipasi kekeringan air di wilayah Temon Wetan di masa yang akan datang,” ungkapnya.
Salah satu peserta penanaman pohon Hasan Fuadi dari Pendaki Indonesia Jogja Istimewa juga mengatakan Acara ini bagus dan harus terus di lakukan untuk meminimalisir resiko bencana kekeringan di masa yang akan datang, semoga acaranya bisa berkelanjutan.
“Karang Taruna Temon Wetan mempunyai harapan untuk melakukan penanaman pohon tidak hanya di Dusun Gandri saja tetapi meluas ke daerah lain di Temon Wetan seperti Dusun Kaligondang dan Jatikontal tutur Abiyaksa,” jelas Hasan Fuadi yang juga Ketua Karang Taruna Temon Wetan.
“Semoga dengan dilaksanakannya penanaman pohon ini bisa menjadi salah satu gerakan untuk mengantisipasi kekeringan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu merawat dan menjaga alam,” tutupnya.
Kontributor || Roihan Afifurrofi, WI 190034
Editor || Soprian Ardianto, WI 200136
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)