WARTAPALA INDONESIA

Perawannya Waduk Tanjungan Mojokerto

Wartapalaindonesia.com, EKSPLORE – Selama ini orang mengetahui wisata yang ada Kabupaten Mojokerto yang paling di ketahui hanya ada di kecamatan Pacet, kecamtan Trowulan dan kecamatan Trawas.

Semua wisata yang ada di kecamatan Trowulan banyak terdapat candi-candi peninggalan kerajaan Majapahit, sedangkan di kecamatan Pacet dan Trawas terdapat wisata alam Gunung Penanggungan, tapi tak hanya tiga kecamatan tersebut saja ada juga di kecamatan Kemlagi yaitu wisata Waduk Tanjungan yang viral di sosial media (sosmed).

Ini merupakan surga yang tersembunyi di Mojokerto, tepatnya di kecamatan Kemlagi, hamparan air yang luas mengelilingi hutan yang masih asli membuat sensasi tersendiri bagi pengunjung, semilir angin yang sepoi-sepoi membuat ketenangan beban fikiran menjadi hilang seketika.

Apalagi pada musim kemarau tempat ini diperbolehkan untuk temen-temen memancing di tempat ini, banyak sekali Ikan Nila, Mujair, dan Bandeng yang melimpah

Kalau menurut Sejarah Wisata Waduk Tanjung adalah peninggalan Pemerintah Orde Baru, dibangun sejak tahun 1981 dan diresmikan pada tahun 1984, dengan luas Waduk hingga 19 Hektar.

Waduk ini merupakan waduk yang berbentuk danau dan 21 Hektar hutan jati dan sawah milik masyarakat sekitar, dan sekarang sudah di  kelola oleh Pemerintah Kabupaten Mojokerto dengan kerja sama dengan Universitas Surabaya.

Jalan menuju Waduk Tanjungan yang sudah dicor sehingga jalan tidak melelahkan, di kawasan menuju lokasi jalan mulus meskipun di pedesaan, jalan lurus maupun jalan berliku sudah di cor beton.

Sepedah motor, mobil, truck, bus, bisa melaju dengan nyaman di kawasan tersebut, bahkan sepanjang jalan tidak ditemukan polisi tidur sehingga kecepatan kendaraan cukup tinggi, dan dengan loket masuk yang sangat murah, hanya Rp 5.000 per orang, dan parkir untuk sepadah motor hanya Rp  2.000.

Di area tersebut tampak sejumlah anak-anak Sekolah Dasar (SD) berseragam orahraga sedang beraktifitas, tampaknya mereka sedang Outbound. Meski demikian, suara mereka seolah tertelan oleh suara angin menghantam air waduk tanjungan, sehingga tak terdengar oleh telinga, apalagi di wisata tersebut disediakan tempat ‘’pohon pelangi’’ untuk Outbound, LDKS.

Menikmati Waduk Tanjungan dengan duduk santai di tepi waduk sambil menghirup udara segar dan asli sambil memandang air yang luas mata memadang, apalagi di tempat wisata waduk tunjungan sangat bersih tanpa sampah-sampah plastik yang berserakan.

Wisata tersebut di konsep dengan kekinian yang menjadi buruan para wisatawan Mojokerto dan luar Mojokerto, terutama oleh pemuda yang gemar berburu foto keren yang bisa di unggah di media sosial.

Sehingga tempat Waduk Tanjungan menjadi tempat yang ramai di bicarakan di media sosial, apalagi didukung dengan fasilitas yang menarik untuk foto selfie sehinga menjadi daya tarik tersendiri bagi penggunjung.

Menurut Adi, penjaga loket sejauh ini pengunjung masih dibilang sepi tapi kalau hari Minggu dan liburan banyak sekali pengunjung, tapi ada kabar 2-5 tahun mendatang akan ada pengembangan lagi karena akan dipromosikan oleh pihak provinsi.

“Wisata dibuka jam 07.00 WIB sampai jam 17.00 WIB sudah ditutup, dan  Para pengunjung tidak usah khawatir kelaparan karena beberapa warga sekitar sudah ada yang membuka warung makanan, kopi, bakso dan lain-lain dengan harga yang tak menguras dompet,’’ ungkapnya.

Kontributor : Riza A. Zahid

Editor : A. Phinandhita P.

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: