Peringati HPSN Karang Taruna di Salatiga Bersihkan Sampah dan Rumput Liar Pinggir Jalan

Caption foto: Suasana kerja bakti bersih sampah oleh karang taruna di Kelurahan Pulutan, Salatiga. (WARTAPALA INDONESIA/ Nur Colis)

Wartapalaindonesia.com, SALATIGA – Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati setiap tanggal 21 Februari menjadi momentum terbaik untuk menyadarkan kepedulian masyarakat terhadap sampah.

Maka dari itu, sekumpulan pemuda karang taruna di Kelurahan Pulutan, Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga, Jawa Tengah yang tergabung dalam Karang Taruna Tunas Pertiwi menyelenggarakan Festival Hari Peduli Sampah bertema “Pulutan Melawan Sampah” pada Jumat dan Sabtu (21-22/2) lalu.

Kegiatan tersebut meliputi kerja bakti bersih sampah, lomba mewarnai untuk pelajar PAUD, TK, dan SD, lomba paduan suara antar PKK, workshop tentang ecobrick serta bazaar UMKM.

Kerja bakti bersih sampah dilaksanakan di jalan penguhubung Kota Salatiga-Kabupaten Semarang. Selama ini, rerumputan liar dan semak-semak pinggir jalan tersebut menjadi tempat sampah buangan secara asal oleh orang-orang yang melintas. Kondisi seperti itu yang kemudian menjadi motivasi pemuda Karang Taruna Tunas Pertiwi untuk membersihkannya.

“Sebenarnya gini, kami (pemuda karang taruna) setiap lewat daerah sini selalu merasa prihatin akan banyaknya sampah di pinggir jalan ini. Dan hari ini kan Hari Peduli sampah Nasional. Maka dari itu, kami memanfaatkan momen ini untuk mengadakan kerja bakti bersih sampah, minimal bisa menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran masyarakat Pulutan dan yang lewat sini,” tutur Kurnia Setyawan, Ketua Karang Taruna Tunas Pertiwi.

Kerja bakti diikuti sekitar 300 relawan yang terdiri atas para pemuda, masyarakat sekitar, personil Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Cipkataru Salatiga, anggota TNI-Polri, komunitas lingkungan, mapala, pelajar hingga santri. Total sebanyak enam kendaraan truk disiapkan dan berhasil mengangkut sampah hingga seberat 7,5 ton.

Tidak hanya aksi nyata bersih sampah, perlombaan dan workshop juga digelar untuk menanamkan rasa cinta dan kepedulian terhadap lingkungan kepada masyarakat, khususnya anak-anak. Dalam workshop itu, Komunitas Sapu Upcycle menyampaikan cara pemanfaatan ban dalam bekas, dan Komunitas Ijo Lumut menyampaikan materi ecobrick. Sementara Bazaar UMKM menambah kemeriahan selama festival.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Salatiga mengaku merespon positif kegiatan Festival Peduli Sampah ini. Selain karena mampu menarik perhatian seluruh lapisan masyarakat, pun mampu  menarik banyak pihak untuk mengadakan kegiatan serupa di kemudian hari. “Ini kemungkinan belum bisa tuntas sekali kerja bakti. Bagaimana kalau ke depannya diadakan adakan lagi? Kegiatan ini bagus untuk selalu menjaga kebersihan Kota Salatiga secara konsisten,” ungkap Udi, Kepala Bidang Kebersihan DLH Kota Salatiga.

Kontributor || Nur Colis, WIJA Salatiga

Editor || Danang Arganata, WI 200050

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.