Pesisir Karawang Terdampak Oil Spill Pertamina

Caption foto: Sunrise di Pantai Sadari selalu kedatangan tamu tak diundang dari Sumur YYA-1 milik Pertamina (04/08/2019). (WARTAPALA INDONESIA/ Willy Firdaus)

Wartapalaindonesia.com, KARAWANG – Sejak 12 Juli 2019 pesisir Karawang terus terdampak oil spill Pertamina. Dampaknya tampak terlihat di salah satu pesisir, yaitu pantai Sadari.

Kontributor || Willy Firdaus, WI 170016

Editor || Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009

Ribuan pohon mangrove terancam mati akibat oil spill yang terus datang terbawa ombak (22/08/2019).
Tragis, puluhan tahun terkena abrasi dan sekarang dihantui kesehatannya oleh aroma oil spill yang menyesakkan (22/08/2019).
Oil spill tidak hanya berhenti di pantai saja, namun terbawa pasang hingga ke tempat bermain sepak bola siswa Sekolah Dasar (05/09/2019).
Ratusan karung berisi oil spill menumpuk di dermaga (05/09/2019).
Perahu nelayan melewati hamparan oil spill yang terapung di 3 mil dari pantai (23/08/2019).
Oil spill mengetuk halaman rumah hingga para penghuninya mengungsi sementara karena terganggu kesehatannya (05/09/2019).
Tim verifikator dari Kementrian Kelautan dan Perikanan tengah mengambil sampel bangkai lumba-lumba yang diduga mati karena oil spill di pantai Pelangi – Sungai Buntu (06/09/2019).

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: