PGMI dan Mapala UMRI Kirim Donasi Untuk Pengungsi Erupsi Semeru

Caption Foto : Bantuan dari Mapala UMRI dan PGMI UMRI diantar langsung ke tempat korban erupsi Semeru mengungsi. (WARTAPALA INDONESIA/Dimas Bagus Prasetyo)

WartapalaIndonesia.com, Lumajang – Sebagai ujud kepedulian terhadap korban erupsi Semeru di Lumajang, Mapala Univ. Muhammadiyah Riau (UMRI). Menggalang donasi selama tiga hari di seputar kota Pekanbaru, Riau.

Ketua Mapala UMRI Dimas Ananda Zakaria memaparkan, penggalangan donasi diselenggarakan pada 5 sampai 7 Desember 2021.

Hari pertama dilaksanakan di lampu merah SKA. Hari kedua penggalangan dana dilanjutkan di kampus utama UMRI pada kelas pagi dan kelas malam.

“Di hari terakhir penggalangan donasi, kami lakukan di dua tempat sekaligus. Di lampu merah jalan Nangka dan di Tugu Zapin Kota Pekanbaru,” terang Dimas.

Dimas mengaku kagum dengan kepedulian warga Pekanbaru. Warga dari berbagai kelas sosial antusias memberikan donasi yang akan disalurkan Mapala UMRI ke Lumajang.

“Warga kota Pekanbaru menitipkan donasi kepada kami, juga menjadi bukti bahwa Mapala UMRI amanah dalam menyalurkan donasi warga,” imbuh Dimas.

Donasi yang terkumpul, lantas dikirim Mapala UMRI ke Posko Kemanusiaan SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia (SARMMI).

Turut pula dikirim adalah donasi dari Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Univ. Muhammadiyah Riau (PGMI UMRI)

Posko Kemanusiaan SARMMI berada di Dusun Umbul Sari. Desa Sumber Mujur. Candipuro. Lumajang.

Bergabung di Posko Kemanusian SARMMI di Lumajang adalah relawan Mapsa Univ. Muhammadiyah Purwokerto. Mapala Univ. Muhammadiyah Yogyakarta. Mahapala Univ. Mercu Buana Yogyakarta.

Stacia Univ. Muhammadiyah Jakarta. Camp STIE Muhammadiyah Jakarta. Himatala Binawan Univ. Binaan Jakarta. Saptapala Jakarta. Santri Ponpes Al Mukmin Solo. Komunitas Mahasiswa Fotografi Kalacitra UIN Jakarta.

Para relawan di Posko Kemanusiaan SARMMI kemudian menyalurkan seluruh donasi Mapala UMRI dan PGMI UMRI.

Yang disalurkan tidak berujud donasi tunai. Melainkan berupa kebutuhan dasar pengungsi. Juga cangkul, palu, payung, sepatu boot, sandal jepit, peralatan kebersihan dan sejumlah perlengkapan dapur.

Sebagian berupa perlengkapan belajar, seperti seragam siswa SD, meja belajar, peralatan tulis menulis, papan tulis dan sebagainya.

Bantuan diantar langsung ke pengungsi mulai Rabu pagi. (14/12/2021)

Korban erupsi Semeru ada yang mengungsi di rumah saudaranya, di gedung sekolah, serta di beberapa rumah warga Desa Sumber Mujur.

Sedangkan bantuan barang berupa perlengkapan belajar siswa SD, diserahkan ke sekolah darurat di desa Sumber Mujur. Candipuro. Lumajang.

Terhadap semangat Mapala UMRI menggalang donasi, ketua Posko Kemanusiaan SAMMI, Zeni Nurhidayah Rizkia mengaku kagum.

“Tiap ada bencana alam, Mapala UMRI paling duluan menggalang donasi. Respon cepat ini layak kita kagumi dan dijadikan teladan bersama,” ungkap Zeni.

Diungkap pula oleh Zeni, tatkala tim relawan yang dipimpinnya mengantar bantuan dari Mapala UMRI dan PGMI UMRI, hampir semua pengungsi mengaku terharu karena mendapat perhatian tulus dari warga Kota Pekanbaru yang jaraknya sangat jauh dari lereng Semeru. (AS)

 

Kontributor || Safira, Mapsa UMP
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.