Caption foto : Mapala Aceh usai pertemuan membahas kesiapan menjadi tuan rumah TWKM ke 33. (INDONESIA / Ikram)
WartapalaIndonesia.com, Aceh Tengah – Mahasiswa pecinta alam (Mapala) memang identik dengan kegiatan alam seperti mendaki gunung, menjelajah hutan dan berarung jeram di sungai.
Namun Mapala di Aceh, saat ini sedang mengkaji beberapa isu lingkungan di berbagi wilayah aceh dan menjadi tanggung jawab bersama dalam mengkaji isu lingkungan yang ada.
Kordinator PKD (Pusat Kordinasi Daerah) Aceh, Teuku Fatahillah-Kulam dari Mapala Cempaga menyampaikan, PKD Aceh akan menyampaikan terkait persiapan pertemuan Temu Wicara Kenal Medan (TWKM) Mapala se-Indonesia ke 33 yang pertama kali akan dilaksanakan di Aceh.
“Hal ini menjadi sejarah pertama untuk Mapala Aceh menjadi tuan rumah pertemuan Nasional Mapala Indonesia. Pertemuan dijadwalkan dalam bulan Oktober 2023,” katanya.
Direncanakan pelaksanaan TWKM ke -33, dilaksanakan di Kabupaten Aceh Tengah.
Hal ini disampaikan pada pertemuan PKD -1 yang diselenggarakan pada 27-29 Februari 2023, di kampus STIKES Nurul Islam Kota Sigl. Pertemuan ini dihadiri seluruh Mapala Aceh.
Sementara itu Rahmat Rizki sering disapa Paddle dari Mahagapa, berharap seluruh pihak terkait bisa menyukseskan TWKM ke 33 tersebut.
“Kegiatan kepemudaan itu, bisa meningkat rasa persaudaraan dan rasa tanggung jawab atas isu lingkungan yang terjadi di Indonesia khusus Provinsi Aceh,” terang Rizki. (*)
Kontributor || Ikram WI, 210152
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)