WARTAPALA INDONESIA

PKD Mapala PT se-Sulawesi Selatan Gelar Aksi Nyata

Caption foto: Peserta foto bersama usai aksi bersih Gunung Bawakaraeng, Gowa. (WARTAPALA INDONESIA/ Zulfaningsih Hs)

Wartapalaindonesia.com, MAKASSAR – Pusat Kordinasi Daerah (PKD) Mapala Perguruan Tinggi (PT) se-Sulawesi Selatan peringati Hari Bumi 2019 dengan gelar Seminar dan Aksi Bersih Gunung Bawakaraeng.

Sejumlah organisasi Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) ikut terlibat dalam kegiatan ini. Berdasarkan keprihatinannya atas kondisi kotornya Gunung Bawakaraeng, yang ada di Lingkungan Lembanna, Kelurahan Bulutana, Kecamatan Sumba Opu, Gowa.

Adapun Mapala PT di Sulawesi Selatan yang terlibat diantaranya Makespala Stikes Nani Hasanuddin, Mahacitaka Poltekkes Makassar, Mapala UMI Makassar, Mapala Mahamedia, Mapala Akba, Mapala 45 Makassar, Mapada Stimik Profesional Makassar, Sintalaras UNM, Swara Bhuana UKI Paulus Makassar, Mahadipa Stimik Dipanegara Makassar, Mahapati, Mapalasta UIN aluddin Makassar, Mapala Stim LPI bung, Pahala Unismuh Makassar, Mapala PTM Sinjai, Mapala Stiem Bongaya Makassar, Mapala Stkip Muhamaddiyah Bone, dan lain-lain.

Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari sejak Minggu- Kamis, 28 April- 2 Mei 2019. Sebelum melakukan aksi bersih Gunung Bawakaraeng, dalam agenda kegiatan dilakukan pula Seminar agar memberi edukasi kepada para pendaki atau penggiat alam bebas yang dilakukan pada hari Minggu, 28 April 2019 di Aula SD Inpres Lembanna, Kelurahan Bulutana, Kecamatan Sumba Opu.

Kegiatan yang mengusung tema “Bawakaraeng Butuh Tindakan Bukan Ucapan” ini bertujuan agar melakukan tindakan untuk tidak mencemari lingkungan.

“Sesuai dengan tema kegiatan, jadi mungkin teman-teman penggiat alam bebas atau pendaki bisa tahu atau sadar akan pentingnya tindakan. Seperti yang kita lihat sekarang ini, kebanyakan hanya berbicara ini itu tentang Gunung Bawakaraeng tapi tidak ada tindakan atau aksi nyata, jadi harapan saya mungkin dengan adanya kegiatan ini kita para pendaki bisa tahu kalau tindakan lebih penting,” tutur Nurahma, selaku Ketua Panitia Kegiatan Hari Bumi 2019.

Setelah melakukan seminar maka dilanjutkan dengan aksi bersih Gunung Bawakaraeng pada hari Senin, 29 April-Kamis 2 Mei 2019. Dalam aksi ini dimulai dari Lembanna sampai dengan pos 10 Gunung Bawakaraeng.

Setiap tahun, ratusan pendaki meninggalkan sampah terurai dan non-terurai, termasuk sampah dapur, sampah plastik dan kotoran lainnya. Paling menyedihkan adalah banyak yang menyembunyikan atau membuang sampah di semak-semak. Adapun jumlah sampah yang dibawa turun sekitar kurang lebih dua ton.

“Mengenai masalah sampah yang dibuang di semak-semak harus dibersihkan dan dibawa turun karena apabila dibiarkan begitu saja pasti akan menumpuk dan akan menjadi pemandangan yang tidak enak saat kita mendaki. Adapun harapan saya untuk kegiatan ke depan, mudah-mudahan kegiatan ini tetap terlaksana dan berkelanjutan serta saya harap para pendaki untuk kerjasamanya dalam menjaga dan melestarikan gunung Bawakaraeng agar terhindar dari kerusakan-kerusakan yang diakibatkan oleh ulah manusia serta terhindar dari sampah plastik,” ungkap Sardiman, selaku Kordinator Lapangan aksi bersih, saat dihubungi pada hari Kamis (2/5).

Kontributor || Zulfaningsih Hs (Anggota Mahacitaka Poltekkes Makassar), WIJA Makassar

Editor || N. S. Kusmaningsih

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: