PT Eigerindo MPI X Palasdhika dan Puluhan Komunitas Pencinta Alam Surabaya Tunjukan Sikap Peduli Bumi Melalui Eiger Mangrove Adoption 2019

Caption foto: Puluhan komunitas pencinta alam bersama Eiger bahu membahu tanam bibit mangrove di Hutan Mangrove Gunung Anyar Surabaya Jawa Timur. (WARTAPALA INDONESIA/ Dewi Ayuningtyas)

Wartapalaindonesia.com, SURABAYA – PT. Eigerindo Multi Produk Industri sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri retail dan distribusi produk lifestyle menunjukan baktinya terhadap bumi melalui kegiatan yang bertajuk “Eiger Mangrove Adoption 2019”.

Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu-Minggu, 21-22 September 2019 yang berlokasi di Hutan Mangrove Gunung Anyar Tambak Surabaya Jawa Timur.

Dalam kegiatan tersebut, Eiger dengan inisiasi Mapala Palasdhika (Mahasiswa Pencinta Alam STIE Mahardika Surabaya) melaksanakan penanaman bibit mangrove sebagai langkah partisipasi dalam pelestarian mangrove di Surabaya. Puluhan komunitas pencinta alam Surabaya juga turut serta dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan Eiger Mangrove Adoption 2019 kali pertama dilaksanakan di Surabaya, merupakan serangkaian kegiatan yang berlangsung dua hari dengan konsep camp di area hutan mangrove.

Adapun serangkaian kegiatan tersebut yakni pengumuman pemenang photo challenge bertema darurat mangrove yang diulas oleh Joe Adimara (videografi Explore Indonesia), sharing session Darurat Mangrove bersama Dra. Lulut Sri Yuliani, MM (pemerhati lingkungan), dan Ramon Y Tungka (aktor sekaligus aktivis sosial-lingkungan), live music, dan penanaman bibit mangrove oleh Eiger, Mapala Palasdhika, dan puluhan pencinta alam Surabaya, serta Ilmi (Marketing Communication Area Jatim-Bali) yang mendampingi selama kegiatan berlangsung.

Sebagai bentuk respon darurat mangrove yang terjadi saat ini, “PT. Eigerindo Multi Produk Industri bertekad memfasilitasi kegiatan mangrove,” ujar Ilmi.

Secara geografis, Surabaya sebagai kota besar yang berada di wilayah pesisir memiliki potensi mangrove yang luas. Dalam sharing session tersebut, Dra. Lulut Sri Yuliani, MM menjelaskan bahwa saat ini darurat mangrove tidak hanya terjadi di Surabaya saja, melainkan seluruh dunia. Selama ini keberadaan mangrove masih belum diperhatikan, padahal mangrove menyimpan manfaat yang besar bagi bumi.

Dra. Lulut Sri Yuliani, MM  menambahkan bahwa pantai di wilayah tropis dan sub tropis seharusnya dibuat  garis benteng  pantai yakni mangrove untuk mencegah terjadinya abrasi tsunami, dan perbaikan oksigen. Di wilayah pesisir Surabaya sendiri terdapat lebih dari 38 jenis mangrove yang seharusnya menjadi garis benteng pantai, namun belum sejalan dengan kesadaran masyarakat untuk merawatnya.

“Perlakukan mangrove sebagai persembahan untuk bumi,” pesannya.

Sebagai aktor dan aktivis sosial lingkungan, Ramon Y Tungka juga menyampaikan perlunya event untuk mengenalkan mangrove sehingga timbullah cinta terhadap mangrove. Dengan perlahan masyarakat akan mau merawat mangrove dengan hati.

“Jadilah seperti mangrove meski tidak bersinar, tetapi esensiallah menjaga bumi,” tuturnya.

Pengenalan mangrove kepada masyarakat dapat melalui berbagai cara, salah satunya melalui media sosial. Joe Adimara sebagai videografer Explore Indonesia, menuturkan saat ini masih minim ketersediaan foto, video dan berita mengenai mangrove oleh konten kreator dan blog walking.

Dalam kesempatan kali ini, Joe memberikan tips untuk membuat informasi digital mengenai mangrove dapat disajikan dengan menarik yakni dengan mengabadikan momen sesuai dengaa hal yang disukai dan konten bermuatan pesan bagi masyarakat.

“Saya setuju dengan event ini, terlebih kita sebagai masyarakat Indonesia jangan hanya menjadi penumpang dan mengaku sebagai pencinta alam yang hanya menikmati, tetapi juga melestarikan alam,” ucap Arinni, anggota komunitas Palalima-Santri Pendaki Jatim.

Salam Lestari!

Kontributor || Dewi Ayuningtyas, WI 190042

Editor || Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: