Caption foto : Panita, peserta dan pembicara diskusi tentang gambut di Pontianak. (WARTAPALA INDONESIA / Dok. Mata UMP)
WartapalaIndonesia.com, PONTIANAK– Kegiatan ngabuburit bareng Mata Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP) tahun ini dilakukan pada minggu (16/04/23).
Dalam sambutannya Ari Suganda selaku ketua panita menerangkan, kegiatan diskusi atau belajar bersama khususnya diskusi tentang lingkungan sambil menunggu waktu berbuka puasa sudah menjadi agenda rutin di Mata UMP.
Ramadahan 1444 H kali ini Mata UMP mengambil tema “Apa Kabar Gambut Pasca Restorasi ?”, sebagai judul diskusi. Bertempat di aula lantai 3 kampus UMP. Acara ini dihadiri anggota Mapala dan Sispala se-Kota Pontianak, serta penggiat alam bebas di sekitar Kota Pontianak
Hadir sebagai pembuka kegiatan sekaligus pembicara, adalah tim monitoring restorasi gambut dan mangrove di lingkungan UMP. Eka Indah Raharjo S.Pi.,M.Si. Dia juga mantan Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UMP.
Eka Indah menerangkan, persoalan gambut ini seharusnya menjadi persoalan kita bersama. Baik dari pemerintah, kampus, dan stakeholder lainnya.
Untuk memulihkan gambut hal dasar yang mungkin bisa dilakukan yaitu merubah mindset masyarakat dalam pengelolaan lahan gambut.
Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya lahan gambut kampus lanjut Eka Indah, seharusnya bisa menjadi ujung tombak karena Tri Darma Perguruan Tinggi, yang mengharuskan dosen dan mahasiswa belajar mengajar, riset dan pengabdian masyarakat.
“Ketiga poin tersebut harus dilaksanakan. Tidak boleh kalau hanya dilakukan satu poin saja, misalnya hanya belajar,” imbuhnya.
Kegiatan ngabuburit bareng Mata UMP belajar dan buka puasa bersama ini, rencananya diisi oleh 4 pembicara. Tetapi pada saat pelaksanaan kegiatan, hanya pembicara dari Walhi yang tak dapat hadir.
Pemicara yang hadir adalah dari Fakultas Hukum UMP dengan judul bahasan ‘Perspektif Kebijakan Restorasi Gambut. Dari Bidang Restorasi Gambut Muhammdiyah UMP yang mengangkat bahasan, ‘Peran Civitas Akademika Muhammadiyah Pontianak Terhadap Restorasi Gambut’. Kemudian TRGMD Prov.Kalimantan Barat yang mengangkat capaian hasil restorasi gambut hingga saat ini khususnya Kalimantan Barat.
Terkait thema gambut yang diangkat, Ketua Umum Mata UMP, Gusti Sandy Hafrizan Saputra menerangkan bahwa sebagai mahasiswa dan juga ikut bergabung di dalam organisasi pecinta alam, kami berinisiatif untuk memperkaya pengetahuan kami terutama tentang perspektif kebijakannya, hasil risetnya, tindakan pemulihannya dan yang lainnya.
Selama ini yang kami ketahui tentang gambut ujar Gusti Sandy, hanya hal-hal yang umum saja. Misalnya proses pembentukan, karakterisktik, sebaran, kedalaman.
“Kami harapkan kegiatan ini dapat menjadi pemantik bagi kawan-kawan di pecinta alam agar dapat membuat rencana tindak lanjut untuk melakukan kegiatan bersama tentunya dilingkungan lahan gambut,” tutup Gusti Sandy. (FAI)
Kontributor || Fadlik Al Iman
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)