Sapta Pala Jakarta Berangkat ke Hutan Gunung Halimun Bogor, Ini Tujuannya

Caption foto : Personil Sapta Pala yang ke Hutan Gunung Halimun. (WARTAPALA INDONESIA / Dok. Sapta Pala)

WartapalaIndonesia.com, BOGOR – Dalam rangka kegiatan masa bhakti Sapta Pala SMA Negeri 7 Jakarta tahun 2023, Sapta Pala melakukan kegiatan mengunjungi Hutan Gunung Halimun, pada 2-5 Juli 2023. Hutan Gunung Halimun terletak di Rawa Gede, Desa Sirnajaya, Bogor, Jawa Barat.

Seorang anggota tim Sapta Pala Virgie Asita kepada Wartapala Indonesia menceritakan, mereka memulai keberangkatan menggunakan kereta api dari Stasiun Karet Jakarta menuju Stasiun Nambo Kabupaten Bogor. Dari sini kemudian menggunakan mobil menuju Danau Rawa Gede, waktu tempuh sekitar 25 menit.

Sesampainya di titik kumpul kata Virgie, kami beristirahat dan bangun pada jam 05.00. Kegiatan dimulai dengan sholat subuh berjamaah. Lalu sarapan pagi bersama.

Ketinggian Danau Rawa Gede di angka 1.072 mdpl, hal ini membuat cuacanya menjadi dingin sekaligus sejuk. Pemandangan yang memanjakan mata juga menghiasi Danau Rawa Gede saat itu.

Namun, tim Sapta Pala berkunjung Danau Rawa Gede bukan untuk menghabiskan waktu menikmati pemandangannya, tetapi untuk belajar cara mencari jalur, navigasi darat, orientasi medan, analisa medan, resection, menemukan kordinat. Semua pengetahuan tersebut, umumnya disebut IMPK (Ilmu Medan Peta Kompas). Kegiatan dimulai sekitar jam 08. 00 WIB, Sebelum memulai, anggota tim diberi pengarahan.

Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 siang. Adzan dzuhur telah berkumandangkan. Tim sholat dan istirahat seperlunya. Lalu, briefing tentang materi navigasi darat dengan teknik man to man. Arti teknik man to man adalah cara berjalan di area alam menurut pada arah kompas

Sebelum menuju ke lapangan untuk praktek, tim Sapta Pala mempelajari teknik man to man dari bawah ke atas, serta dari medan terbuka sampai tertutup.

Di dalam praktek man to man, tim Sapta Pala dibagi menjadi 2 regu, yaitu RPJ (Regu Pembuka Jalur) dan RPL (Regu Pembawa Logistik).

Perjalanan dipandu oleh satu orang pemegang kompas atau navigator, dan didahului oleh tim RPJ sebagai leader. Navigator akan berhenti saat tim RPJ sudah tidak terlihat dalam jarak pandang.

Navigator mulai mengarahkan leader untuk mengambil beberapa langkah ke timur maupun ke barat, agar sudut kompas sejajar dengan leader atau RPJ. Saat sudut kompas telah sejajar, tim RPL dan navigator berjalan bersama menuju RPJ.

Setelah tim Sapta Pala sampai pada titik, kegiatan disambung dengan pembekalan materi sekaligus praktek membuat api menggunakan kayu. Praktek ini untuk mengetahui cara survive di alam bebas yang terbatas dengan peralatan.

Api dibuat dengan cara 2 kayu kering digesekan sampai muncul percikan api. Cara ini terus dilakukan sampai berhasil membuat kobaran api. Tentu saja teknik ini membutuhkan waktu, tenaga dan kesabaran. Teknik ini memang tidak sepraktis menggunakan korek gas.

Walaupun melelahkan tetapi lanjut Virgie, semua anggota tim Sapta Pala tidak berhenti disitu, tetapi berjalan menuju CP1 (check point 1). Ke sini guna mengikuti materi bivak, atau tenda sementara untuk berlindung di alam bebas.

Tim kembali dibagi menjadi 2 tim SRU (Search Rescue Unit). Tiap SRU dengan beranggota 6 orang. Masing-masing orang diberi tugas yaitu 2 orang mengambil air, 2 orang mencari kayu untuk membuat api, dan 2 orang membuat bivak.

Sayangnya hujan turun ketika tim sedang mengerjakan masing-masing tugasnya. Tim SRU 2 berhasil menyalakan api, tetapi karena hujan, apinya malah padam. Tim SRU 1 gagal menyalakan api, karena kayu yang telah didapat, basah terkena hujan.

Sampai pukul 18.00 hujan masih membasahi area kegiatan. Terpaksa kegiatan dihentikan sementara. Kegiatan mulai dilanjutkan pada pukul 20.00. Materinya adalah mengevaluasi semua kegiatan yang telah dilakukan. (VA)

Kontributor || Virgie Asita, NIA.23.00293.S
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB      

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.