SATLAKAR Surabaya, Turut Menularkan Ilmu Pemadaman Kebakaran

Wartapalaindonesia.com, SURABAYA – Margomulyo,  Sabtu (10/3/2018) SATLAKAR Surabaya mendapat kehormatan untuk mendampingi pihak PUSDIKLAT PMK (Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pemadam Kebakaran) melakukan giat pelatihan dan pembelajaran pemadaman api bersama siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) 23 Surabaya dan Taman Kanak-kanak (TK) Mawar Sharon Surabaya.

Giat ini bertempat di PUSDIKLAT PMK di Jl. Margomulyo Industri, Surabaya. SATLAKAR mendapat kesempatan secara langsung untuk menjadi salah satu pendamping (coach), membantu siswa dan siswa SMP dan TK saat melakukan pembelajaran pemadaman api awal.

Banyak hal menarik dan sangat edukatif selama pembelajaran dilakukan. Mulai dari pemahaman tentang api dan sebab-sebab terjadinya api melalui slide, pengenalan fungsi dan macam-macam alat pemadam, serta simulasi terjadinya api itu sendiri.

Peran SATLAKAR dalam pembelajaran ini adalah menjadi bagan peraga untuk secara langsung mempraktekkan tata cara penggunaan dan pemadaman api sesuai petunjuk dari instruktur PMK.

Intan (25) salah satu anggota SATLAKAR yang turut serta saat giat pembelajaran bersama PUSDIKLAT PMK menilai kegiatan ini memiliki cukup banyak manfaat, “rasanya sangat senang dan bangga sekali, karena saya bisa diberi kesempatan sekaligus kepercayaan untuk memberikan ilmu kepada mereka.”

“Berarti SATLAKAR sudah dianggap mampu dalam segi ilmu dan praktek lapangan,” tambahnya disela-sela membantu praktek menggunakan nozzle dan alat pemadam api tradisional karung goni.

Tak hanya itu, SATLAKAR Surabaya pun mendapat pujian dari instruktur PMK atas keahlianya dalam berbahasa Inggris sehingga dapat menjadi penghubung dengan siswa-siswi TK Mawar Sharon yang notabenenya berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.

Pihak PUSDIKLAT PMK merasa sangat terbantu dengan adanya SATLAKAR. “Pada dasarnya kami ingin memberdayakan SATLAKAR. Biar mereka yang maju, kami yang memberi instruksi. Tidak hanya mereka yang membantu kami tapi kami pun ingin membantu mereka supaya bisa lebih dikenal oleh masyarakat,” tutur Mundhir, salah satu instruktur PMK saat ditemui di kantornya, Sabtu (10/3/2018).

Dengan adanya kegiatan pembelajaran dan pelatihan ini, SATLAKAR Surabaya dapat mulai belajar untuk menjadi pelatih (coach), sehingga di kemudian hari dapat membuat giat pelatihan sendiri tanpa harus bergantung kepada PUSDIKLAT PMK, namun masih tetap dengan arahan dan dukungan PMK.

Kontributor : Ramadhani Fitria (Mentoring Wartapala Indonesia)

Editor : A. Phinandhita P.

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

Dokumentasi, SATLAKAR SURABAYA

SATLAKAR Surabaya
SATLAKAR Surabaya

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.