Sekolah Sungai, Edukasi Pemanfaatan Sungai Secara Berkelanjutan

Caption foto : Pemuda dan anak-anak desa Pakuli Utara saat mengikuti Sekolah Sungai (Wartapala Indonesia, Doc: Fadil Muhammad)

 

Wartapalaindonesia.com,Palu- Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu bekerja sama dengan Komunitas Peduli Sungai menyelenggarakan sekolah sungai kepada pemuda dan anak-anak Pakuli Utara yang desanya berdampingan dengan sungai Gumbasa. Kegiatan ini dilaksanakan pada 11-12 Juli 2021 tepatnya di Pakuli Utara, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, yang didukung oleh Lembaga Pencinta Alam Walentina, Lembaga Konservasi Desa (LKPD Singgani), Yayasan Jambata, dan aliansi pemuda Pakuli Utara.

Ayis selaku inisiator kegiatan mengatakan bahwa dalam kegiatan ini terdapat beberapa item, diantaranya diskusi bersama mengenai edukasi pemanfaatan sungai secara berkelanjutan, pendidikan peduli sungai dengan menjelaskan etika lingkungan, aksi bersih sungai serta penanaman pohon di sekitar area sungai. Dilanjutkan dengan pementasan seni sejarah tutur, pembacaan puisi dan ditutup dengan games River Tubing. “Sekolah sungai seperti ini sangat penting dilakukan untuk menanamkan pemahaman akan pentingnya peran sungai kepada anak-anak karena air merupakan sumber kehidupan”, ujar Ayis yang juga merupakan anggota Yayasan Jambata.

BWS Sulawesi III Palu, sangat mengapresiasi kegiatan sekolah sungai tersebut dengan mendukung sepenuhnya kegiatan ini seraya memberikan botol tumblr kepada peserta didik dan berharap peserta akan mulai meninggalkan konsumsi air mineral yang botolnya tentu saja akan menjadi sampah plastik jika tidak didaur ulang. Mereka juga memberikan alat river tubing untuk dikelola pemuda desa setempat sebagai aset wisata sungai.

Fadil Muhamad selaku anggota LPA Walentina berharap sekolah sungai ini dapat menyadarkan anak-anak akan pentingnya menjaga Sungai dengan tidak membuang sampah ke sungai. “Saya berharap kedepannya para peserta didik menyadari bahwa sungai merupakan sumber kehidupan bukan sebagai tempat sampah” ujarnya. Selanjutnya Fadil menambahkan bahwa kedepannya beberapa pihak yang terlibat akan melakukan pengelolaan sungai, yaitu memanfaatkan sungai Gumbasa sebagai alternatif pendapatan lokal masyarakat dengan menjadikannya wisata river tubing dan tidak lupa pula membangun sarana prasarana pendukung seperti gazebo di sekitar area wisata untuk menambah daya tarik para wisatawan.

[Foto] Kegiatan Sekolah Sungai

Pemuda dan anak-anak desa Pakuli Utara saat mengikuti Sekolah Sungai

 

Pemuda desa Pakuli Utara menanam pohon di sekitar area Sungai Gumbasa

 

 

Kontributor || Meilan Mooduto, WI 200121

Editor || Yahya M. Ilyas, WI 200092

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: