WARTAPALA INDONESIA

Sidoarjo Menolak, Hentikan Sirkus Lumba-Lumba

Caption foto: Warga ikut mendukung aksi penokalan dengan memberikan tanda tangan. (WARTAPALA INDONESIA/ Alfun Salam)

Wartapalaindonesia.com, SIDOARJO – “Sebuah eksploitasi satwa liar demi uang dan bisnis bukanlah edukasi, menonton sama dengan kita ikut menertawakan mereka yang tersiksa.” Itulah seruan mereka yang berkumandang di area alun-alun Sidoarjo sekitar monumen Jayandaru pada Minggu, 7 April 2019.

Kedatangan sirkus lumba-lumba keliling di Sidoarjo ditentang oleh organisasi pecinta hewan dan lingkungan. Langkah Sekawan dan organisasi lainnya menunjukkan sikap menolak kedatangan mereka karena dinilai menyiksa dan tidak mendidik.

Aksi ini dimulai dari penggalangan dukungan dengan mengumpulkan tanda tangan warga Sidoarjo di area alun-alun kota,  kemudian akan dilanjutkan dengan aksi protes selanjutnya.

Selayaknya hewan liar seperti lumba-lumba tetap hidup bebas di laut lepas berkumpul dengan hewan laut lainnya. Sirkus bukanlah tempat yang nyaman untuk hewan ini terlebih mereka harus beraksi beberapa kali dalam sehari, berpindah-pindah dari satu kota ke kota lainnya, belum lagi tentang latihan dan pembiasaan mereka yang justru menghilangkan sikap aslinya.

Bila pemerintah masih memberikan ijin kepada pihak sirkus, maka salah satu bentuk perlawanan yang nyata adalah dengan tidak membeli tiket sirkus lumba-lumba tersebut.

Kontributor || Alfun Salam, WIJA Sidoarjo

Editor || Jelita Sondang

Flyer aksi penolakan sirkus lumba-lumba.

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: