Slack Line, Paling Digemari Anak-anak

Caption foto: Salah satu pengunjung saat bermain slack line di Indofest Surabaya pada hari ketiga (9/11). (WARTAPALA INDONESIA/ Mimied)

Wartapalaindonesia.com, SURABAYA – Siapa bilang kegiatan outdoor hanya bisa dinikmati oleh para pegiat outdoor atau hanya komunitas pecinta alam? Kenyataannya, Indofest mampu menjadi magnet luar biasa yang bisa menarik pengunjung dari semua kalangan. Tak hanya tua-muda, laki laki-perempuan, tapi juga anak-anak.

Raska (6) bocah dari Temanggung yang berkunjung ke Indofest bersama kedua orang tuanya terlihat excited saat menjajal slack line atau tali keseimbangan. Jauh hari, ayahnya (Huda) sudah tak sabar untuk datang ke event outdoor terbesar ini.

Dia mengetahui ada festival ini melalui media sosial. Jiwa petualangnya pun langsung tergugah untuk datang menikmati event yang baru pertama kali diadakan di Surabaya ini.

“Mumpung digelar di Surabaya. Makanya, langsung ajak anak istri ke sini,” ujarnya dengan wajah sumringah.

Sama halnya dengan Meme, bocah 6 tahun yang datang dari Sidoarjo. Setapak demi setapak kakinya melangkah di atas titian tali. Bocah perempuan itu berupaya menjaga keseimbangan tubuhnya. Kadang-kadang, ayahnya memandunya berjalan melewati slack line itu. “Iya, pinter berhasil sampai,” ucap ayahnya.

Di samping area slack line yang digandrungi anak-anak, ada rope acces yang berhasil menarik minat para pecinta alam dari kalangan remaja hingga dewasa.

Sejak acara ini dibuka pada hari pertama, sudah ratusan anak SMA hingga mahasiswa menjajal rope acces ini. Maklum, kata Pramudya Nugraha, guidance rope acces, fasilitas ini boleh dibilang wah alias jarang jarang dinikmati oleh para pecinta alam karena peralatannya mahal.

Rope acces adalah aktivitas untuk mencapai ketinggian dengan menggunakan tali sebagai akses untuk mencapai kesana. Peralatan rope acces banyak dipakai untuk kegiatan pendakian, panjat tebing, susur gua, maupun pekerja untuk membersihkan gedung-gedung tinggi. Lantaran aktivitas ini berisiko, maka pemakaian alat harus benar dan tepat.

“Untuk itu, pakainya harus dipandu juga diawasi,” ujar guidance pemegang sertifikat kursus dasar dan lanjutan dari Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia itu.

Aktivitas yang banyak digandrungi juga wall climbing. Di area ini, beberapa kali diadakan fun game dengan berbagai hadiah menarik.

Pun, dengan booth Pro Warriors yang ramai didominasi oleh pengunjung laki-laki. Maklum, di sana berbagai fasilitas untuk aktivitas kaum laki-laki disediakan.

Hanya dengan membayar 20 ribu pengunjung bisa menjajal semua venue. Antara lain, fun climbing, gymnastic game ,pull up, dan archery.

Menariknya, tiap kali menjajal satu aktivitas, mereka bakal mendapat poin yang bisa ditukarkan dengan hadiah-hadiah menarik. Tercatat, ada sekitar 300 pengunjung yang menjajal area activity di Pro Warriors pada hari pertama.

“Semakin sore menginjak malam, semakin ramai. Hari terakhir, kami prediksikan bakal mengular antriannya,” ujar Dinar Hardyansah, Internal Guidance dari Pro Warriors.

Indofest menghadirkan beragam brand outdoor baik dalam dan luar negeri, seperti Eiger, Consina, Avtech, Ammossi, Osprey, Bigadventure, Boogie, Merapi Mountain, Polygon, Kailas dan masih banyak lagi. Event ini bak surga bagi pegiat outdoor karena harga dan promo-promo menarik yang ditawarkan selama event berlangsung.

Kontributor || Mimied, Tim Media Indofest

Editor || Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: