Wartapalaindonesia.com, JOGJAKARTA – Tarian tradisional Gambyong khas Jogjakarta menyambut sharing session Jambore Wanita & Gunung 2016. Sesi diskusi hari pertama diawali oleh pengenalan profil Wanita & Gunung pada pukul 12.30 WIB di Bumi Perkemahan Prambanan Jogjakarta, Sabtu, 29 Oktober 2016.
Sharing diikuti oleh 150 peserta dengan Docae selaku founder WG sebagai pemateri sharing. Arti lambang WG yakni Adventure, Traveling dan Sharing menjadi visi pergerakan komunitas WG. Penjelasan tentang sejarah terbentuk dan kepengurusan WG turut mengenalkan kepada peserta Jambore apa itu WG, yang dilanjutkan dengan mengapa WG harus dibentuk?
Tita menjelaskan arti lambang WG dibentuk berdasarkan tiga komponen, “jika adventure adalah jiwamu, dan traveling adalah caramu, maka sharing adalah hartamu. Itu sekaligus menjadi arti dari lambang Salam Tiga Jari WG, dimana tiga jari merupakan tiga komponen tersebut, yakni Adventure, Traveling dan Sharing.”
Kunjungi : IG_@wanitagunung || Web_www.wanitagunung.id
Carrier Deuter, Hammock Boreale dan Jaket Cozmeed menjadi awal hujan doorprize sesi pertama dalam Jambore Wanita & Gunung 2016 kali ini. Salah satu organisasi tertua di Jogjakarta dengan usia organisasi 50 tahun, yakni Merbabu Mountainer (Mermounc) melanjutkan rangkaian sharing session kedua dalam Jambore WG 2016.
Menghadirkan Suhatmadi, Iwan Kurniawan, Cut Suganda, Sugi Winarsih dan Sugeng sebagai narasumber sharing session, memberikan peserta Jambore banyak pengalaman dari Mermounc. Mermounc sendiri merupakan organisasi yang memiliki tujuan dalam pembangunan karakter (character building), rasa cinta tanah air dengan pengenalan alam dan memasyarakatkan pendakian.
Cut Suganda yang membawakan sharing tentang tipe hutan gunung, kondisi hutan Sumatera dan Jawa serta sumbangsih Pendaki gunung untuk hutan Indonesia, tak pelak membuat antusias peserta terhadap sharing yang dibawakan oleh Mermounc semakin hidup. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta, sehingga membuat panitia harus membatasi kesempatan bertanya untuk peserta.
Bhaskara Akustik hadir menghibur peserta lewat tembang-tembang pilihan sebelum diskusi santai tentang manajemen perjalanan dibuka. Hujan doorprize dari Boreale, Eiger, Buff Himalaya, Hitec, dan buku dari Pesona Indonesia kembali turun disela-sela diskusi.
Pengumuman 10 besar penganugerahan video petualangan yang sudah masuk ke panitia sejak H-30, sekaligus pemutaran video petualangan melanjutkan serangkaian agenda Jambore WG. Diakhiri pemutaran film MERU yang merupakan salah satu film petualangan terbaik, menutup rangkaian Jambore WG 2016 hari pertama.
Kontributor : Iftitah Axa (WG)
Editor : Ragil Putri Irmalia
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)
Dokumentasi : Jambore Wanita & Gunung (WG) 2016, Jogjakarta







Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)