Tim Aceh Paradise Sukses Djeladjah Pegunungan Peut Sagoe Pidie Aceh

Caption foto : Selama 13 hari melakukan eksepedisi, tim ini sempat menjumpai jamur liar, bunga raflesia, bunga edelweis dan beberapa jejak satwa langka, termasuk tapak kaki gajah. (WARTAPALA INDONESIA / Mu’alim Stany)

WartapalaIndonesia.com, PIDIE – Tim Aceh Paradise Sukses Djeladjah Pegunungan Peut Sagoe Pidie Aceh. Tim menapaki empat puncak gunung dan satu danau.

Keempat gunung dan satu danau tersebut adalah Gunung Tutung (2435 mdpl), Gunung Apui/api (2424 mdpl), Gunung Kemiki (2800 mdpl/P.133), Gunung Peut Sague (2512 mdpl) dan Danau Kemiki.

Berdasar data dasar gunung api Indonesia, Direktorat Vulkanologi K. Kusumadinata 1979, memutuskan Gunung Peut Sagoe yang terletak di Kabupaten Pidie adalah gunung api aktif tipe strato. Gunung ini merupakan bagian dari ring of fire (cincin api) Indonesia.

Tim Djeladjah Pegunungan Peut Sagoe memulai pendakian melalui Kampung Blang Dalam, Kecamatan Mane, Pidie Aceh. Dengan jarak tempuh udara kurang lebih 63,16 kilometer pergi pulang.

Formasi tim Djeladjah Pegunungan Peut Sagoe terdiri dari 10 Personil,  Yaitu M.Afzal/Suna dari Hiwapatala Aceh (24 tahun) sebagai Navigator, Yusliana/dope dari UKM-PA Barracuda FMIPA USK (28) sebagai Co.Navigator, Aulia Rahmat/Aloy dari Hiwapatala Aceh (22) sebagai Tebaster, Jufri/paddle dari UKM PA TaRaNTuLa UTU (23) sebagai Tebaster 2, Yasir Fikram (22) sebagai Tebaster 3.

Kemudian Putri Amalia dari UKM PA-LH PANDAYANA ABULYATAMA (27) sebagai Perbekalan, Tr.Muhammad Ikhtiar/Chue dari Mapala hukum USK (22) sebagai Peralatan, Mu’alim Stany (25) sebagai Fotografi dan Pilot Drone, Miladil Ambiya (20) sebagai Co.Fotografi dan Videografi,dan Arga dari Hiwapatala Aceh (26) sebagai Ketua Tim.

Ketua Tim Ekspedisi Arga mengatakan, tim melakukan pendakian sejak tanggal 20 Juli sampai 1 Agustus 2023. Terhitung 13 hari pendakian.

“Perjalanan Djeladjah Pegunungan Peut Sagoe ini adalah perjalanan yang sangat menarik, di mana tim ini terdiri dari beberapa lembaga dan pegiat alam bebas dari berbagai daerah,” terangnya.

Ditambahkan oleh Arga, di perjalanan tim banyak menemukan tumbuhan liar seperti jamur, bunga Raflesia, bunga edelweis dan berbagai lainnya.

Tim juga menemukan beberapa jejak satwa yang jelas seperti tapak kaki gajah, kotoran rusa dan kambing batu, serta beberapa kubangan kecil. Selain itu, Pegunungan Peut Sagoe ini sangat indah, baik dari segi pemandangan dan alam yang masih asri.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan Djeladjah Pegunungan Peut Sagoe ini. Terima kasih kepada pihak Polsek Mane dan Polres Sigli. Terima kasih kepada Kepala Desa Gampong Blang Dalam yang telah menyambut kami dengan baik, jasamu abadi,” pungkas Arga. (Ik)

Kontributor || Ikram, WI 200152
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB      

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.