Tim Relawan Basecamp Anjasmoro : Bersama Melihat Kerusakan Alam

Peserta saat melakukan upacara bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda di Sabana Pandan Arum Pegunungan Anjasmoro, Jatirejo, Mojokerto pada Minggu (28/10/2018). (WARTAPALA INDONESIA/ Yulianingsih)

Wartapalaindonesia.com, MOJOKERTO – Jelajah pegunungan Anjasmoro, Slow Hiking ke dua di Sabana Pandan Arum Pegunungan Anjasmoro via Desa Rejosari, Kec. Jatirejo, Kab. Mojokerto.

Acara ini dilakukan pada Sabtu-Minggu, 27-28 Oktober 2018 dan diselenggarakan oleh Tim Relawan Basecamp Anjasmoro serta pemuda-pemuda Desa Rejosari.

Acara kali ini mengangkat tema “Bersama Melihat Kerusakan Alam,”  tujuannya untuk meningkatkan kepedulian masyarkarat pada pegunungan Anjasmoro yang merupakan salah satu hutan lindung yang ada di Mojokerto.

Menyadarkan peserta kegiatan tentang keadaan alam di pegunungan Anjasmoro yang terdampak kegiatan perusakan alam seperti perburuan liar.

Peserta berasal dari masyarakat umum dan teman-teman pecinta alam. Ada sekitar 38 komunitas peserta yang berasal dari Mojokerto.

Acara ini diikuti kurang lebih sekitar 250 peserta.

Tokoh yang terlibat di acara ini yaitu semua Tim Relawan Basecamp Anjasmoro serta pemuda Desa Rejosari diantaranya Adi Sucipto, Eko Sutrisno, Faisal Zulkarnaen, dan Gigih Riyo.

Pesan yang disampaikan masing-masing pembicara yaitu untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pegunungan Anjasmoro, juga menyadarkan peserta kegiatan tentang keadaan alam di Anjasmoro yang terdampak kegiatan perusakan alam seperti karhutla, ilegal logging dan perburuan liar.

Tindak lanjut setelah kegiatan ini adalah menjaga bersama kelestarian alam pegunungan Anjasmoro melengkapi sarpras yang kurang memadai termasuk melengkapi peraturan bagi pengunjung dan pendaki pegunungan Anjasmoro.

“Kegiatan ini sangat positif terutama untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam” ungkap Bapak Adi Sucipto, Ketua Pelaksana.

“Pelaksanaan kegiatan sangat baik, panitia sangat bertanggungjawab mulai dari kloter satu sampai dua, panitia berusaha memberikan bantuan kepada beberapa peserta yang tidak membawa perlengkapan atau logistik yang memadai, bekerjasama dengan peserta lain. Selain itu solidaritas antar peserta sangat tinggi. Mayoritas peserta juga punya kepedulian atas kelestarian alam dengan membawa turun sampah masing-masing walaupun ada beberapa yang masih membuang sampah sembarangan,” terang Bapak Faisal, Pengisi Materi.

“Kegiatan ini sangat positif sekali, mengingat banyak gunung yang habis terbakar. Dimana kita sebagai pemuda harus menjaganya, di samping itu acara  ini bertepatan degan hari Sumpah Pemuda, dan acara ini juga mengadakan upacara di atas Sabana Pandam Arum,” kata salah satu peserta acara.

Kontributor || Yulianingsih

Editor || Nindya Seva Kusmaningsih

Foto bersama peserta dengan latar belakang backdrop kegiatan.
Foto bersama usai kegiatan dengan latar belakang pegunungan Anjasmoro.

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan