Tumpang Pitu Memanas, Mapala Sudah Ingatkan!

Wartapalaindonesia.com, BANYUWANGI – Jauh hari sebelum kasus Tumpang Pitu yang saat ini kembali memanas, sudah diingatkan dan dibawa oleh aktivis Pencinta Alam hingga ke gedung DPR. Meski aksi mereka hanya jadi tontonan para anggota dewan yang mereka sebut idiot karena mengubah kawasan hutan lindung menjadi kawasan tambang, peringatan mereka kini benar-benar tidak bisa ditutup sebelah mata.

Bak sebuah fenomena bola api yang bergulir semakin memanas, kini Tumpang Pitu kembali panas. Seperti yang kini sedang ramai diberitakan bahwa kerusuhan tambang kembali terjadi di Kawasan Gunung Tumpang Pitu, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, pada Rabu (25/11/2015) sore.

Tidak puasnya warga sekitar yang terdampak oleh adanya kawasan tambang, tanpa komanda mereka berlaku anarkis sebab suara mereka dianggap angin lalu. Warga beralasan bahwa Tumpang Pitu yang selama ini memiliki banyak fungsi termasuk menjadi tameng rumah warga dari terpaan angin barat daya, kini telah dialih fungsikan.

Kawasan yang dekat dengan wisata Pulau Merah Banyuwangi ini sejatinya sejak tahun 1997 sudah menorah kecaman dari berbagai pihak. Salah satunya yang paling vocal adalah para aktivis lingkungan yang terdiri dari para anggota Pencinta Alam. Hingga dalam TWKM terbaru di Karawang, Mapala bersatu tuju bahwa kelestarian alam adalah tujuannya.

Apakah suara Pencinta Alam masih juga tidak didengarkan? Pemerintah patut berterimakasih dan bekerjasama dengan para aktivis untuk mendapat kebaikan bersama. Bagi Anda yang peduli dengan konservasi, setiap tanggal 10 Agustus bergabunglah bersama kami untuk aksi.

Laporan : A. Phinandhita P.

Editor : Efrina Fitrianingrum

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)

Dokumentasi

1

2

3

4

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.