Perjalanan Diksar XVIII KAPALA “AMPTA” Yogyakarta

Anggota KAPALA “AMPTA” Yogyakarta melakukan foto bersama di Kampus STP AMPTA Yogyakarta, Sabtu (6/1/2018) lalu. (WARTAPALA INDONESIA/ Eva Fatmawati)

Wartapalaindonesia.com, YOGYAKARTA – KAPALA “AMPTA” Yogyakarta melaksanakan Pendidikan Dasar (Diksar) ruang dan lapangan ke XVIII bagi anggota baru. Diksar ruang dilaksanakan pada Sabtu, (23/12/2017) dan Rabu (27/1/2018) hingga Minggu (31/1/2018) di Ruang D Kampus STP Ampta Yogyakarta. Dilanjutkan Diksar lapangan di kawasan Balerante, Klaten pada Rabu (3/1/2018) hingga Sabtu (6/1/2018).

Diksar Ruangan (Pertemuan Pertama)

Pada hari Sabtu (23/12/2017) pukul 14.00 – 19.00 WIB merupakan Diksar ruang pertama dengan materi “Who am I” yang dibawakan oleh Agus Kariswanto yang merupakan salah satu pendiri organisasi KAPALA”AMPTA”.

Penyampaian materi ini diawali dengan seluruh Peserta Diksar dan seluruh Panitia yang hadir. Materi pertama yang disampaikan adalah pemahaman tentang apa yang dimaksud dengan Who am I (Who am I merupakan bagaimana seseorang mengintropeksi diri).

Manfaat Who am I yaitu untuk mengenal sifat, dan diri sendiri, beda Who am I dengan pengenalan diri (pengenalan diri itu semata-mata hanya memperkenalkan perorang kepada orang lain).

Sedangkan Who am I adalah cara pengenalan diri dengan cara dengan cara introspeksi diri dan sharing. Dan yang terakhir Jouhhari window merupakan teori mengenal diri dari 4 sifat,

Dan disaat pertengahan pemberian materi, peserta diberikan kesempatan untuk membuat karya yang mengandung unsur Who am I dan hasilnya meraka bacakan satu-satu maju ke depan didengarkan oleh peserta lain.

Materi Ruang, Diksar XVIII KAPALA “AMPTA” Yogyakarta

Diksar Ruangan (Pertemuan Kedua)

Diksar kedua pemateri section pertama oleh bang Orong (a.ka) Erick Gerard Kabes ”X/MTN/070”, pada Rabu, (27/12/2017) pukul 09.00 – 11.30 WIB dengan materi tentang keorganisasian.

Penyampaian diawali dengan apa pengertian dari organisasi, komponen organisasi, management dalam organisasi, manfaat dalam berorganisasi dan yang terakhir peserta diarahkan untuk membuat tulisan tentang harapan mereka terhadap organisasi 5 tahun kedepan yang akan datang dengan beberapa indikator.

Indikator pertama yaitu sosial, sikap (anggota), pengetahuan (akademik dan non akademik), keterampilan (anggota), hubungan internal/eksternal dan yang terakhir tentang tantangan organisai.

Selanjutnya pada pukul 11.30 –12.30  WIB, waktu Isoma. Section kedua Diksar ruangan pukul 12.30-14.00 WIB pemateri bang Orong dengan materi Fotografi.

Pemberian materi diawali dengan pengertian dasar mengenai fotografi, seni menggambar objek dengan menggunakan cahaya (Photos = Cahaya, Graphien = menggambar) langkah-langkah belajar fotografi, prinsip kerja kamera, macam-macam kamera, news (istilah dan pengambilan gambar terakhir peserta praktek).

Section ketiga Diksar ruangan pada pukul 14.00–15.00 WIB pemateri kak Gelong (a.ka) Gita Marantika ”XV/EKO/107” dengan materi Feature. Pemberian materi diawali dengan bernyanyi bersama seluruh peserta agar menciptakan suasana lebih menyenangkan.

Materi pertama yang disampaikan pemahaman arti feature secara umum (feature tulisan hasil-hasil liputan mengenai suatu objek/peristiwa yang bersiafat informatif, mendidik, menghibur, meyakinkan, menggugah simpati pembaca), jenis- jenis feature inspirasi tanpa batas, cerita kapal dikarimunjawa yang dijadikan sebagai contoh. Dan terakhir peserta diarahkan untuk menulis feature.

Materi Ruang, Diksar XVIII KAPALA “AMPTA” Yogyakarta

Diksar Ruangan (Pertemuan Ketiga)

Diksar ketiga section pertama pada Kamis, (28/1/2017) pada pukul 09.00–10.30 WIB materi Gunung Hutan oleh bang Oncor (a.ka) Satria Permadi ”XVI/MTN/125”. Pemberian materi diawali dengan pengertian  tentang kehutanan.

Selanjutnya tentang manajemen kegiatan saat melakukan pendakian, peralatan dan perlengkapan yang harus dipersiapkan saat melakukan pendakian, ada juga pemberian materi teknik packing dan disini juga peserta diajarkan dan mempraktekan cara packing yang benar sesuai dengan standart SOP.

Dan yang tak kalah pentingnya juga pemberian materi tentang kesehatan perjalanan kegiatan pendakian seperti fisik, mental, dan daya tahan tubuh.

Pada pukul 10.30-12.00 WIB seharusnya pemberian materi tali temali, akan tetapi waktu tidak mencukupi karena banyak dihabiskan saat pemberian materi gunung hutan. Pada pukul 12.00-13.00 WIB waktu untuk ISOMA.

Section kedua pada pukul 13.00-15.00 WIB dilanjutkan penyampian materi survival yang disampaikan oleh bang Oncor (a.ka) Satria Permadi ”XVI/MTN/125” dan teamnya.

Penyampainan materi pertama diawali dengan aspect of survival/aspek yang paling besar pemicu kematian saat mengalami survival, dan prioritas dalam survival. Dan materi yang menarik saat peserta mempraktekan cara mebuat shealter/ bivak secara manual.

Peserta juga mempraktekan teknik bagaimana cara membuat api walaupun dengan susah payah bergantian 11 peserta membuat api hanya satu yang bisa menyalakan api itu menjadi suatu keberuntungan dan kebahagiaan tersendiri bagi para peserta.

Setelah api nyala baru bisa digunakan untuk memasak bahan makanan dalam survival yaitu memasak beras didalam kelapa yang masih ada tempurungnya lalu ditaruh diatas bara api dan untuk lauknya memasak telur dengan media daun pisang dan juga pepaya untuk memasak telur.

Proses memasak sama, diletakan diatas bara api dimasak sampai matang untuk memasak dibutuhkan waktu kurang lebih sekitar 1 jam. Setelah matang makanan diangkat dari bara api dan siap untuk dimakan dan hasil makanannya sangat memuaskan nasi yang pas dengan kematangannya dan telur yang masih setengah matang.

Peserta sangat menyukai materi surivival ini karena tidak membosankan dan juga merupakan pengalaman yang baru bagi mereka. Materi survival ini selesai pada pukul 17.00 WIB.

Materi Ruang, Diksar XVIII KAPALA “AMPTA” Yogyakarta

Diksar Ruangan (Pertemuan Keempat)

Diksar ruangan hari ke empat pada Jumat, (29/1/2017) pukul 09.00–11.00 WIB pemberian materi dasar Ilmu Medan dan Kompas (IMPK) dan peserta diksar ruang juga begitu antusias dengan materi yang diberikan oleh bang Gembel.

Peserta dituntut teliti saat belajar IMPK dimana mereka harus mencari titik koordinat yang ada di peta topografi gunung merapi khususnya daerah Balerante. Pada pukul 11.00–13.00 WIB peserta ISOMA.

Pada pukul 13.00 WIB peserta melanjutakan materi IMPK yang mempelajari juga tentang Kompas dan juga bagaimana cara mebidik, disini peserta berpendapat sesuai dengan hasil pengamatan mereka masing-masing dan hasil dari bidikan dengan kompas yang sama jenisnya dan dengan hasil yang berbeda-beda.

Karena disaat membidik dibutuhkan konsentrasi yang penuh dan ketenangan supaya kompas tidak melenceng dari sudut yang dicari, materi IMPK selesai pada pukul 15.00 WIB dan peserta diberikan tugas oleh pemateri untuk mencari titik koordinat.

Materi Ruang, Diksar XVIII KAPALA “AMPTA” Yogyakarta

Diksar Ruangan (Pertemuan Kelima)

Diksar ruang hari kelima merupakan Diksar ruang terakhir dilaksanakan pada Minggu, (31/12/2017) akhir tahun. Materi Diksar yang disampaikan mengenai Hakikat Pencinta Alam menurut KAPALA yang disampaikan oleh kak Gelong (a.ka) Gita Marantika”XV/EKO/107”, pada pukul 09.00 – 11.30 WIB.

Dilanjutkan dengan materi Ekowisata oleh bang Jenging (a.ka) Sulis Purwanto ”XII/EKO/084”, mulai dari pengertian pariwisata, pengertian ekowisata, prinsip dasar pengembangan ekowisata yang ada di Indonesia ada juga praktik ekowisata yang ada di Indonesia. Dan yang tak kalah menarik materi ekowisata yang ada di KAPALA”AMPTA”  sesuai dengan yang ada di Visi Misi KAPALA.

Section kedua pukul 13.00–15.00 WIB materi tentang konservasi dengan pemateri yang sama bang Jenging. Adapun materi konservasi yang disampaikan mengenai Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, Kawasan konservasi Hutan, Ekologi, dan Keanekaragaman Hayati berupa Flora dan Fauna, materi konservasi diakhiri dengan pemutaran Video.

Materi Ruang, Diksar XVIII KAPALA “AMPTA” Yogyakarta

Diksar Lapangan (Hari Pertama)

Diksar dilaksanakan pada Rabu (3/1/2018) hingga Sabtu (6/1/2018) dikawasan Balerante, Klaten. Konsep Diksar ini dilakukan dengan penggabungan antara divisi Mountaineering dan divisi Ekowisata.

Diksar ini dilakukan dengan mengaplikasikan materi-materi Diksar ruangan yang telah dilakukan sebelumnya, kegiatan yang dilakukan seperti mengenal sosial budaya daerah tersebut, melakukan pemberdayaan masyarakat, menulis feature, mengamati flora dan fauna, mengamati point of interest yang ada.

Dan juga mencari informasi sejarahnya dan peserta diarahkan untuk observasi yang mengarah untuk Konservasi di daerah tersebut, dan mengaplikasikan ilmu-ilmu diantaranya IMPK (Ilmu Medan Peta dan Kompas), PPGD (Penanganan Pertama Gawat Darurat), dan survival.

Peserta berangkat dari kampus STP AMPTA ke lokasi Diksar pada Rabu (3/1/2018). Setelah upacara peserta langsung berangkat menuju Balerante pada pukul 10.30 WIB, dan tiba di Balerante pada pukul 11.30 WIB semua peserta dan panitia beres-beres, bersih-bersih dan ISOMA.

Pada pukul 13.00 WIB, peserta dikumpulkan dan diberi arahan untuk membatik dan mengunjungi mini museum. Pukul 15.42 WIB peserta selesai membatik dan langsung diarahkan untuk menuju Kali Talang.

Pukul 16.00 WIB peserta sampai di Kali Talang dan langsung diarahkan untuk mengobservasi Kali Talang, setelah selesei observasi, peserta diarahkan untuk kembali ke homestay pada pukul 17.00 WIB.

Sampai di homestay pada pukul 17.30 WIB, peserta diberi waktu untuk ISHOMA, pada pukul 19.00 WIB peserta dan panitia berkumpul bersama pak Dukuh desa Balerante  untuk sambutan dan sharing mengenai sejarah desa Balerante.

Pukul 20.00 WIB peserta melakukan evaluasi dengan panitia diantaranya korlap, dandies, dan dantrin mengenai kegiatan hari pertama, pada pukul 22.30 WIB peserta diarahkan untuk istirahat.

Diksar Lapangan XVIII KAPALA “AMPTA” Yogyakarta

Diksar Lapangan (Hari Kedua)

Hari kedua, Kamis (4/1/2018) peserta dibangunkan pada pukul 03.00 WIB, pada pukul 03.20 WIB peserta diarahkan untuk senam pagi, setelah itu pada pukul 03.45 WIB peserta langsung melakukan perjalanan menuju ke lokasi untuk menuliskan feature.

Pukul 04.00 WIB peserta diberikan waktu untuk istirahat dan sholat, dilanjutkan dengan pembuatan feature dan pembacaan feature yang dilakukan pada pukul 04.30 WIB dan selesai pada pukul 06.00 WIB, selanjutnya peserta diarahkan  menuju ke homestay.

Sampai di homestay pada pukul 06.16 WIB, peserta diberikan waktu untuk istirahat dan persiapan membantu warga dalam kegiatan keseharian warga pukul 06.00 WIB, pukul 07.00 WIB peserta memulai membantu warga mencari rumput untuk makan sapi, dan sebagian peserta membantu warga memberishkan homestay yang mereka tempati.

Pada pukul 08.00 WIB peserta melakukan perjalanan ke rumah produksi merante, peserta memulai pembuatan keripik merante pada pukul 08.30 WIB. Selesai membuat keripik merante peserta diarahkan untuk kembali ke homestay pada pukul 12.30 WIB, sampai dihomestay peserta diberikan waktu untuk ISHOMA dan packing untuk meninggalkan homestay.

Selanjutnya peserta dipersipakan untuk kegiatan ke gunung hutan, peserta meninggalkan homestay pada pukul 13.00 WIB, pada pukul 13.30 WIB peserta dikumpulkan untuk diberi titik koordinat pertama yaitu 0440760 dan 9161660.

Peserta mulai melakukan tracking pada pukul 13.55 WIB, pada pukul 14.22 WIB peserta melakukan refresh materi IMPK di titik koordinat pertama dan melakukan ormed sekitar, pada pukul 14.52 WIB dilakukan penyitaan pada barang-barang peserta dan diberikan pressing.

Peserta diberikan bahan makanan yang minim dan dituntut untuk survive selama kegiatan gunung hutan. Peserta melanjutkan perjalanan pada pukul 17.33 WIB menuju titik koordinat yang telah diberikan oleh panitia yaitu 0440360 dan 9162840.

Selama perjalanan peserta diarahkan untuk mengamati lingkungan sekitar dan melakukan survival, peserta sampai pada titik koordinat pukul 19.45 WIB dan peserta diarahkan untuk membuat bivak pribadi dan masak, lalu evaluasi sebentar dengan korlap dandies dan doktrin, pada pukul 23.00 WIB peserta dipersilahkan untuk istirahat.

Diksar Lapangan XVIII KAPALA “AMPTA” Yogyakarta

Diksar Lapangan (Hari Ketiga)

Hari ketiga yaitu pada Jum’at (5/1/2018) peseta dibangunkan pada pukul 03.00 WIB, peserta diberikan pressing, motivasi dan packing hingga pukul 05.30 WIB, peserta diberikan waktu untuk sholat subuh dan senam.

Pada pukul 06.05 WIB peserta melakukan orientasi surprise sampai pukul 07.30 WIB di sekitar flying camp 1, peserta diarahkan untuk penggunaan kompas dan mendapat bahan survival. Pada pukul 07.50 WIB peserta kemudian melanjutkan perjalanan pada titik koordinat yang diberi korlap.

Selama perjalanan, peserta dibimbing untuk melakukan pengamatan flora dan fauna yang ada di lereng merapi tersebut. Pukul 09.30 WIB peserta sampai pada lokasi titik koordinat dan ISOMA.

Selanjutnya peserta melakukan kegiatan mengambil air untuk bekal mereka diperjalanan, peserta diberikan titik koordinat selanjutnya yaitu 0439920 dan 9162820. Pukul 10.10 peserta diarahkan untuk berkumpul dan menulis karakter antar peserta dan harapan.

Pukul 10.40 peserta melakukan kegiatan SAR dan PPGD dititik koordinat. Pukul 14.20 peserta diarahkan untuk membuat bivak kelompok. Pukul 17.30 peserta melakukan evaluasi kegiatan hari ke-3 dan diberikan waktu untuk sholat, Pukul 18.30 peserta melakukan sharing dengan panitia. Pukul 21.00 peserta dipersilahkan untuk istirahat.

Diksar Lapangan XVIII KAPALA “AMPTA” Yogyakarta

Diksar Lapangan (Hari Empat)

Hari ke-4 Sabtu (6/1/2018) peserta dibangunkan pukul 01.00 WIB. Pukul 01.10 WIb peserta melakukan evaluasi kesalahan dan diberikan pressing. Pada pukul 03.00 WIB peserta melakukan games loyalitas.

Pada pukul 04.00 WIB peserta diberikan motivasi dari panitia. Peserta melakukan perjalanan ke Gardu Pandang pada pukul 05.00 WIB dan melakukan observasi lalu peserta diberikan titik koordinat terakhir yaitu 0440640 dan 9161560.

Peserta melakukan perjalanan ketitik koordinat pada pukul 08.00 WIB sampai di titik koordinat pukul 10.00 WIB. Peserta diberikan waktu istirahat, dan pada pukul 11.30 WIB peserta melakukan games untuk mendapatkan bendera Kapala hingga pukul 12.00 WIB Panitia dan peserta melakukan persiapan untuk upacara penutupan Diksar.

Pukul 12.30 WIB upacara selesai, panitia dan peserta melakukan makan besar bersama lalu packing dan siap-siap untuk pulang kembali ke kampus STP AMPTA. Pada pukul 15.00 WIB panitia dan peserta melakukan perjalanan kembali ke kampus. Pukul 16.00 WIB peserta dan panitia tiba di kampus dan kemudian pulang ke rumah masing-masing.

Diksar Lapangan XVIII KAPALA “AMPTA” Yogyakarta

Kontributor : Humas KAPALA “AMPTA” Yogyakarta

Editor : Idfiandini Darayani

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

Dokumentasi, KAPALA “AMPTA” Yogyakarta

Diksar XVIII KAPALA “AMPTA” Yogyakarta
Diksar XVIII KAPALA “AMPTA” Yogyakarta
Diksar XVIII KAPALA “AMPTA” Yogyakarta
Diksar XVIII KAPALA “AMPTA” Yogyakarta

bagikan

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan