Wartapalaindonesia.com, Bantul — Unit Kegiatan Mahasiswa Mahasiswa Ahmad Dahlan Pencinta Alam (Madapala) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menanam 100 bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Baros, Tirtohargo, Kretek, Bantul, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan ini menjadi lanjutan program konservasi mangrove yang telah diinisiasi organisasi sejak tahun lalu.
Dalam pelaksanaannya, Madapala bekerja sama dengan Keluarga Tani Hutan Kelompok Pemuda Pemudi Baros (KTH KP2B) untuk memperkuat kawasan sabuk hijau pesisir sebagai upaya mitigasi bencana dan pelestarian lingkungan.
Selain penanaman mangrove, kegiatan juga diisi dengan aksi bersih sampah di sekitar kawasan pesisir Pantai Baros.
Ketua Madapala, Muhammad Sa’ban, mengatakan program penanaman mangrove tersebut direncanakan menjadi agenda tahunan organisasi. Menurutnya, kegiatan tidak berhenti pada proses penanaman, tetapi juga mencakup perawatan dan pemantauan mangrove secara berkala.
“Program ini diharapkan menjadi wadah edukasi sekaligus upaya mitigasi yang memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Pantai Baros dipilih karena kawasan tersebut memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir selatan. Hutan mangrove di kawasan laguna Baros berfungsi sebagai penahan abrasi, mencegah intrusi air laut ke lahan pertanian warga, serta menjaga kelestarian ekosistem muara Sungai Opak.
Salah satu anggota KTH KP2B, Riko Sebrian, menjelaskan kawasan Baros memiliki potensi bencana yang cukup tinggi saat musim kemarau, terutama pada Agustus hingga September. Fenomena tersebut dikenal warga dengan istilah buntu suangan.
“Saat musim kemarau, debit air sungai mengecil dan angin bertiup kencang sehingga aliran sungai menuju laut terhambat dan air meluap ke permukiman warga. Buntu berarti tersumbat, sedangkan suangan berarti muara,” kata Riko saat memberikan sosialisasi mengenai mangrove.
Melalui kegiatan ini, Madapala berharap kolaborasi dengan masyarakat Baros dapat terus berlanjut serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Kontributor || Bidang P3M Madapala
Editor || Wandi Wahyudi, WI 200223
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)