Bikin Siswanya Belajar Olah Hasil Panen, YPM Sidoarjo Inisiasi Program Camp Pangan

Wartapalaindonesia.com, SIDOARJO – Sejumlah perwakilan siswa dari lima Lembaga naungan Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma’arif (YPM) Sidoarjo, yakni dari SMK YPM 1 Taman SMK YPM 2 Taman, SMK YPM 3 Taman , SMK YPM 5, dan SMA Wachid Hasyim 2 Taman, mengikuti program Camp Pangan yang berlangsung selama tujuh hari di kawasan Lumbung Pangan YPM, selama 28 Juni hingga 4 Juli 2026 lalu.

Para perwakilan siswa yang lolos merupakan pilihan terbaik hasil serangkaian proses seleksi yang dilakukan selama satu bulan sebelumnya.

Program Camp Pangan tersebut diiniasi pengurus YPM Sidoarjo guna melatih kemandirian, kedisiplinan, dan rasa bijak menggunakan media digital dalam bentuk para perserta diajak merawat tanaman, mengolah dan memasak hasil panen secara mandiri selama tinggal di lokasi Lumbung Pangan YPM.

Selama mengikuti Camp Pangan, para peserta menjalani kehidupan sederhana dan saling kerja sama. Setiap hari dibiasakan bangun pagi, kemudian merawat tanaman, mengolah hasil pangan, memasak secara mandiri, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengikuti refleksi dan evaluasi kegiatan pada malam hari.

Selain memperoleh keterampilan di bidang ketahanan pangan, peserta juga menjalani pembiasaan penggunaan gawai secara sehat. Mereka diajak memanfaatkan teknologi digital sebagai media belajar, dokumentasi kegiatan, dan mencari informasi yang bermanfaat, sehingga mampu membangun kebiasaan bermedia digital yang lebih bijaksana.

Penutupan kegiatan sekaligus menjadi penanda berakhirnya rangkaian pembinaan selama masa liburan sekolah, karena seluruh peserta akan kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar pada awal semester baru.

Ketua Hutan Wakaf YPM sekaligus pengelola Lumbung Pangan YPM, Agus Sugiarto, berharap pengalaman yang diperoleh peserta tidak berhenti setelah kegiatan selesai.

“Camp Pangan memang telah berakhir, namun nilai-nilai yang dipelajari harus terus diterapkan di rumah maupun di sekolah. Kami berharap para peserta menjadi contoh bagi teman-temannya dalam hidup mandiri, peduli lingkungan, serta mampu menggunakan teknologi digital secara bertanggung jawab,” ujarnya.

Suasana penutupan berlangsung hangat dengan sesi refleksi, penyampaian kesan dan pesan peserta, serta penyerahan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan program.

Banyak peserta mengaku mendapatkan pengalaman baru yang tidak mereka temukan di ruang kelas, terutama tentang pentingnya kerja keras, kebersamaan, dan menghargai proses menghasilkan pangan.

Agus Sugiarto yang juga Pengelola Lumbung Pangan YPM Sidoarjo, menambahkan, berakhirnya Camp Pangan 2026 diharapkan menjadi momentum bagi para peserta untuk kembali ke sekolah dengan bekal pengalaman yang lebih kaya.

“Memasuki awal semester baru, mereka diharapkan mampu menerapkan karakter disiplin, tanggung jawab, kemandirian, serta semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah maupun keluarga,” imbuhnya.

Melalui program ini, YPM menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, kecakapan hidup, kepedulian terhadap ketahanan pangan, serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital secara positif di tengah perkembangan zaman. (*)

 

Penulis || Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009

Editor || Danang Arganata, WI 200050

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.