WartapalaIndonesia.com, PANDEGLANG – Sebagai wujud kepedulian mahasiswa terhadap ekosistem pantai dan laut, para mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam program The 14th UI Youth Environmental Action (UI YEA) melakukan penanaman 75 bibit terumbu karang di laut Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten. Minggu, 24 Agustus 2025.
Dalam pelaksanaan kegiatan yang didukung oleh SustainaBlue UI ini, para mahasiswa menggandeng Konservasi Alam Bawah Laut Sukarame, sebuah lembaga masyarakat yang bergerak atas dasar kepedulian terhadap ekosistem pantai dan laut Desa Sukarame.
Kegiatan ini dilakukan dengan mempertimbangkan peran penting terumbu karang dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Struktur karang yang kompleks menjadi rumah, tempat berlindung, sekaligus lokasi berkembang biak bagi berbagai jenis ikan dan organisme laut lainnya.
Namun, populasi terumbu karang di Indonesia senantiasa dalam keadaan terancam akibat perubahan iklim dan aktivitas penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan.
Ketua Pelaksana The 14th UI YEA, Arya Arfan Akbar Maulana menjelaskan, kami sebagai mahasiswa Universitas Indonesia harus paham, sadar, dan peduli tentang betapa pentingnya ekosistem laut. UI YEA menghadirkan program transplantasi terumbu karang sebagai sebuah aksi nyata dan solusi proaktif dalam menghadapi kerusakan terumbu karang yang sedang terjadi di Indonesia.
“Selain itu, program ini juga menjadi salah satu program di mana kami belajar dan memahami bahwa terumbu karang merupakan salah satu komponen biotik laut yang paling vital dalam mendukung ekosistem laut,” jelasnya.
Masih kata Arya Arfan, terumbu karang juga mendukung keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir melalui sektor perikanan dan pariwisata bahari. Dengan kata lain, keberadaan terumbu karang tidak hanya memberikan manfaat ekologis bagi kelestarian laut, tetapi juga manfaat sosial dan ekonomi bagi manusia yang hidup di sekitarnya.
Terkait, panitia UI YEA, Ihksan Putrajaya menerangkan alasan kolaborasi dengan Konservasi Alam Bawah Laut Sukarame, “Kami ingin hal yang kita lakukan benar-benar berpengaruh untuk lingkungan dan masyarakat sekitar. Transplantasi terumbu karang bukanlah hal yang dapat selesai dalam waktu 10 hari.
“Maka dari itu, kami bekerja sama dengan konservasi terumbu karang Sukarame agar semua terumbu karang yang kami transplantasi dapat ter-monitor dan dapat tumbuh dengan baik.” Uimbuh Ihksan Putrajaya.
Kegiatan dibuka dengan sesi pengarahan oleh perwakilan dari Konservasi Alam Bawah Laut Sukarame mengenai karakteristik dari bibit terumbu karang dan lokasi penanaman bibit. Setelah itu, para mahasiswa bersama dengan perwakilan Konservasi Alam Bawah Laut Sukarame melakukan pengikatan substrat ke rangka besi yang sudah disiapkan.
Setelah substrat dan rangka siap, para mahasiswa melakukan mobilisasi ke lokasi penanaman bibit dan segera melakukan perekatan bibit terumbu karang ke substrat. Bibit terumbu karang yang ditanam terdiri dari 2 jenis, yaitu acropora dan tabulata. (FI).
Kontributor || Fahmi Ibrahim
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)