Wartapalaindonesia.com, EKSPLORE – Trip disini-sini saja. Padahal 3 hari yang lalu kami telah menyambangi tempat ini (6/1/2018) hingga (7/1/2018). Apa tidak bosan?
Jelas tidak. Ada kenangan yang mengendap dan bikin rindu.Trekkingnya yang menyenangkan, warganya yang ramah, aman dikunjungi 24 jam dan panorama alamnya bikin kangen untuk kembali.
Yah, itulah Bulu’ Santai. Sekepal ”Surga” di desa Bontokassi, kecamatan Parangloe, kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Buat saya tak ada alasan menolak ajakan teman-teman yang ingin menghabiskan malam di sini. Saya selalu Ok Ok saja jika diajak ke tempat yang hanya 2 jam dari Sungguminasa.
Kali ini, saya datang bersama teman yang berbeda. Ada tamu freelance dari Bandung, anak saya, ChaCha (KPCI, Komunitas Pendaki Cilik Indonesia) Korwil Sulawesi Selatan, Ridwan Said (anggota Kehormatan Jelajah Nusantara), Muhammad Ikhsan Nur (Pejalan Asik), Hendra Al Bifhary, Abdul Majid, dkk (KOPDA Manuju).
Malamnya Zul (warga Bontokassi) dan Daeng Nyarrang (Pemuda Bontojai, bersama rombongannya) datang menyambangi kami.
Hal inilah yang membuat saya betah ”nongkrong” keseringan di sini. Kedekatan emosional dan sambutan ramah warganya. Join kopi pun berlangsung hingga dini hari.
Duduk melingkar bersama para petualang dan warga sekitar sembari menikmati gelas demi gelas kopi nikmat, waktu pun tak terasa.
Begitu pun, kalau pagi datang menyambut ramah dengan panorama indahnya yang tak berkesudahan, bikin kita enggan beranjak dari tempat duduk.
Bulu’ Santai memang damai, hamparan rumputnya yang maha luas, jejeran perbukitan yang menghijau, plus 5 gunung cantik seolah menantang para pendaki gunung untuk segera bertandang ke puncaknya.
Saya menatap takjub 5 gunung yang membentang di tempat saya berpijak. Yang paling dekat gunung Pangkalaeng yang berpuncak 3, sangat menawan dan seksi.
Ada juga Bulu’ Batu Eja, tersembunyi di belantara Pattung-Patuku, gunung Bawakaraeng, gunung Lompobattang yang berdampingan, gagah sekali, nampak elok dalam balutan kabut tipis pagi itu.
Pun tak ketinggalan moncong Lattang yang bertengger kokoh berselubung mistik.
Kami menghabiskan waktu, berleha-leha dihamparan padang rumput Bulu’ Santai yang hari itu sangat bersahabat, tidak terlalu menyengat karena terhalang gumpalan awan hingga siangnya.
Pun saat kami meninggalkan tempat ini bulu’ Santai masih bersahabat. InsyaAllah kami akan berkunjung ke sini lagi, karena Bulu’ Santai tetap bikin rindu.
Kontributor : Galang Gemilang
Editor : A. Phinandhita P.
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)
Dokumentasi : Galang Gemilang



Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)