WARTAPALA INDONESIA

Lakukan Operasi Bersih dengan #MulaiAjaDulu

Wartapalaindonesia.com, BATU – Minggu, 6 Januari 2019, para penggiat alam melakukan OPSIH (Operasi Bersih) di gunung Panderman dan Butak.

Di gunung Panderman lokasi OPSIHnya terletak di Latar Ombo yang diikuti 47 orang dari berbagai penggiat lingkungan hidup, rekan-rekan pendaki, dan masyarakat umum serta pengelola.

Kegiatan OPSIH ini berasal dari inisiatif perorangan yang kemudian secara bersama-sama dikolaborasikan oleh SOBI Malang, KAMAPA UMM, dan LintasBatas.com.

Kegiatan ini bertemakan #MulaiAjaDulu yang diselenggarakan dengan tujuan untuk pentingnya menjaga kawasan putri tidur (Gunung Panderman, Gunung Butak, Gunung Kawi ) sebagai daerah tangkapan (hulu) dalam keseimbangan siklus Hidrologi yang mana kelestarian alam di daerah hulu menyumbang 61% (terdiri dari Evaporasi dan Evapotranpirasi) distribusi kepada produksi air hujan di darat.

Tokoh yang terlibat yaitu aliansi pemuda Malang peduli lingkungan hidup (lintas komunitas ) diantaranya SOBI Malang, KAMAPA UMM, LintasBatas.co, SCIBUM, IMM Malang, Inovator Nusantara Malang, GMC, Navigator Indonesia, Komunitas Suket Teki, BASKOMAS Batu, Gerakan Alamku Hijau, Lintas Pendaki, Jejak Langkah Kecil.

Undangan ini terbuka untuk siapapun yang peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup. Selepas kegiatan bersih – bersih sembari istirahat peserta melakukan diskusi guna kelanjutan kegiatan OPSIH dan situasi gunung Panderman dan Butak supaya tidak terjadi lagi buang sampah di gunung.

Kegiatan ini tidak ada ketua pelaksananya namun kegiatan ini diinisiasi oleh Suhardi Winaryo dan Dayu dari Lintas Pendaki.

Inti dari kegiatan ini yaitu perlunya kesadaran bersama bahwa pelestarian lingkungan hidup adalah tanggung jawab semua orang tidak perlu menunggu tindakan dari instansi negara atau instansi pemerintahan.

Tindakan selanjutnya kami dapat turun kembali ke gunung Panderman dengan menyentuh mulai dari Latar Ombo hingga gunung Panderman yakni pada hari Sabtu dan minggu tanggal 23-24 Februari 2019 pada moment peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada 21 Februari dengan peserta lebih banyak komunitas dan instansi/organisasi yang beragam.

“Atas nama kepedulian terhadap lingkkungan hidup, kami sangat mengapresiasikan kesediaan teman-teman yang telah mau turun ke lapangan, menahan diri untuk tidak mengucap sumpah serapah terkait permasalahan sampah di gunung khususnya gunung Panderman dan Butak. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal untuk menuju langkah besar di kemudian hari sehingga tecapai cita-cita bersama yakni #PutriTidurResik,” ungkap Suhardi Winaryo.

“Perlunya kampanye akan kesadaran secara individu, sekaligus tata kelola yang baik dan tegas, serta perlu diangkat ke media terkait hal-hal lain yang selama ini kurang diperhatikan yakni perubahan perilaku satwa endemik yang mulai menjarah barang pendaki karena kebiasaan pengunjung memberi makan kepada satwa (monyet) karena sampah yang kami bersihkan di area Latar Ombo rata-rata berada di tepian jurang,” ungkap Ayu Queen.

Kontributor || Yulianingsih

Editor || Nindya Seva Kusmaningsih

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: