WARTAPALA INDONESIA

Pasar Slumpring dan Keunikannya

Wartapalaindonesia.com, FEATURE Slumpring, dalam bahasa Jawa artinya kabun bambu atau daun bambu. Mendengar kata itu untuk sekarang ini mungkin bagi masyarakat Tegal khususnya langsung membayangkan makanan tradisional, tempat teduh dan udara yang sejuk. Kenapa? Yah di Desa Cempaka, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Tegal ada obyek wisata bernama Pasar Slumpring.

Ketika kita akan memasuki Obyek Wisata Pasar Slumpring, maka akan disambut dengan pagar lengkung yang menjulang, dimana menambah kesan Slumpring atau bambu sebagai namanya.

Pasar ini buka hanya setiap akhir pekan, dari pukul 07.00-12.00 WIB dan selalu ada live music dari pemuda/pemudi setempat atau penampilan lain dari warga sekitar sebagai hiburan bagi pengunjung.

Di pasar ini, juga ada obyek wisata Tuk Mudal, adalah sebuah mata air desa setempat. Tuk Mudal ini juga banyak digandrungi pemuda-pemudi sebagai tempat berfoto ria karena memang pemandanganya yang instagramable.

Pasar ini hasil kelola pemerintah kota Tegal dan kelompok sadar wisata (POKDARWIS) di desa tersebut setelah bulan Februari 2018 oleh pemerintah mencanangkan Desa Cempaka sebagai Desa Wisata.

Yang unik dari pasar ini adalah bagaimana proses perniagaanya, disana menjajakan aneka makanan dan minuman tradisional namun tidak menerima uang resmi sebagai alat tukar menukar melainkan uang irat, yaitu sebuah bambu berukuran persegi panjang kecil. Maksud oleh pengelola menggunakan uang ini untuk menambah kesadaran pentingnya bambu sebagai bagian dari hidup kita, juga sebagi ciri khas dari Pasar Slumpring.

Uang bambu/Irat tersebut bisa diperoleh dengan menukarkanya dengan uang resmi senilai Rp. 2.500,- /keping. Mengenai harga untuk makanan atau minuman bervariasi, dari 1 koin uang irat sampai 4, tergantung dari makanan atau minuman yang dibeli. Selain itu, penjual makanan disana menggunakan pakaian adat Tegalan yang menambah suasana desa yang kuat.

Yang jelas dari obyek wisata ini, bisa memberi tahu kita bahwa Indonesia jika diisi oleh pemuda dan masyarakat yang kreatif membuat hal yang biasa menjadi luar biasa.

Kita tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk keluar negeri untuk bisa refreshing dari kepenatan sehari-hari atau mencari tempat yang keren di luar negri untuk mendapat foto bagus agar bisa mendapat like  banyak oleh followers kita, karena di Indonesia, itu ada.

Kontributor || M. Arkham Z. P.

Editor || Nindya Seva Kusmaningsih

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: